Pessel, Prokabar – Masyarakat miskin, di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), meminta pencairan dana Program Keluarga Sejahtera (PKH) yang diluncurkan oleh Pemerintah Pusat terus dilanjutkan.
“Kami merasa terbantu adanya program itu sehingga lima anaknya yang duduk di bangku sekolah bisa melanjutkan pendidikannya,” kata Darmawati (48) salah seorang peserta penerima PKH di Kampung Nanggalo Luar, Nagari Nanggalo, Kecamatan Koto XI Tarusan.
Saat ini, penggunaan dana PKH dialokasikan untuk membeli keperluan sekolah, seperti sepatu, tas, buku, pensil dan pakaian seragam.
Penggunaan dana PKH itu cukup membantu ekonomi keluarga sehingga anaknya hingga kini bisa menikmati bangku pendidikan.
Ia menerima bantuan PKH itu sejak anak-anaknya duduk dibangku sekolah sejak tahun 2018, namun kini bisa melanjutkan pendidikan hingga SMA.
“Kami berharap Pemerintah Pusat terus melanjutkan PKH itu karena masyarakat miskin cukup membutuhkan dana sosial,” ujarnya.
Dirinya mengaku merasa lega setelah menerima dana PKH tahap ketiga sebesar Rp500 ribu pada tahun 2018 lalu.
Selama ini, PKH tentu sangat membantu bagi kelanjutan pendidikan anaknya-anaknya.
Sebetulnya, ia sudah tak mampu membiayai sekolah anaknya, meskipun sekolah gratis melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Namun, biaya keperluan sekolah masih menjadi tanggungan orang tua. Dengan demikian, adanya dana PKH yang diluncurkan Pemerintah Pusat itu kini anaknya masih bersekolah.
“Kami dengan tenang anak-anak bisa sekolah karena sudah membeli keperluan sekolah, seperti seragam pakaian, sepatu, buku pelajaran,” ungkapnya.
Begitu pula Yusnil (37) salah satu penerima PKH yang tinggal di Kampung Timbulun, Nagari Aurduri Surantih, Kecamatan Sutera, selama ini keterbatasan ekonomi, dirinya juga seorang janda yang harus menjadi tumpuan empat anaknya untuk bisa bersekolah.
Yusnil mengaku merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, termasuk biaya kesehatan dan pendidikan anak-anak yang kini melanjutkan pendidikan dibangku sekolah.
“Kami sangat senang menerima bantuan PKH dan berharap program tersebut berlanjut,” harapnya.(min)
















