Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Warga Lubuk Basung Keluhkan Air PDAM Sering Mati

Ilustrasi
Dibaca : 537

Agam, Prokabar —  Warga Simpang Bulakan, Jorong Satu Siguhuang, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumbar mengeluh karena saluran air PDAM Tirta Antokan sering mati dan macet. Sudah 3 hari mengalami mati dan baru bisa hidup setelah berulangkali melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

“Saluran PDAM ini sering mati dan tidak lancar. Padahal, sumber air tidak terlalu jauh dari rumah kami,” ungkapnya.

Ia melanjutkan disaat hujan lebat, air sering kali malah tidak lancar. Terkadang hanya anginnya saja keluar. “Padahal pembayaran tagihan terus naik. biasanya Rp40 ribu, sekarang sudah mencapai 70 ribu,” tuturnya.

Agustami, Petugas Pelaksana Sumber Air PDAM Tirta Antokan di Siguhung menjelaskan kondisi tersebut memang selalu dialami disaat hujan lebat. “Saat hujan lebat dari sumber saluran air Lubuk Sao dan lainnya, mengalami keruh disertai lumpur. Sehingga saluran pipa mengalami penyumbatan,” terangnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Antokan Kabupaten Agam, Endrimelson membenarkan kejadian tersebut. “Setiap hujan lebat terjadi, saluran sumber induk dari hulu sering mengalami penyumbatan. Dan untuk mengatasinya, butuh proses pembuangan dan perbaikan teknis,” katanya.

Ia juga mengatakan saat ini, pipa induk sudah semestinya diganti dengan ukuran lebih besar. Selain itu, Kabupaten Agam juga langganan banjir dan longsor. Di saat bencana itu melanda, selalu saja ada saluran pipa induk atau distribusi yang mengalami kerusakan.

“Pipa tersebut umurnya sudah tua. Sudah semestinya ditukar dengan yang baru. Meski demikian, saat ini kami sudah mengajukan permohonan anggaran dari APBD Kabupaten Agam. Dan sudah disetujui Rp5 Milyar untuk anggaran 2019,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top