Warga Kampung Dadok Data Berhamburan, Ada Apa?

Penulis -

Minggu, 11 November 2018 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Batang, Prokabar — Puluhan warga dan pelajar berhamburan dari kediamannya. Mereka kocar kacir setelah merasakan guncangan hebat disertai alarm, petanda bahaya berbunyi.

Mereka berlarian mencari tempat dianggap paling aman dan jauh dari bahaya reruntuhan bangunan dan longsor. Jorong Kampung Dadok, Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam, Sumbar memang daerah rawan bencana gempa dan longsor. 

Apalagi pernah mengalami bencana longsor pada 2013 lalu. Dengan menelan korban jiwa 21 orang.

Sementara itu, tim gabungan siaga bencana terdiri dari Baznas Siaga Bencana (BTB) Provinsi Sumbar, BPBD Agam, BTB Agam, KSB, PMI dan TAGANA berdatangan dan langsung melakukan penyelamatan hingga evakuasi korban bencana. Sekitar 7 orang diilustrasikan mengalami reruntuhan. 1 orang diantaranya menderita luka berat.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Direktur Baznas Tanggap Bencana (BTB) Pusat, Dian Aditya Mandala Putri mengatakan kegiatan pelatihan dan pembinaan Kampung Tanggap Bencana atau KATANA serta MANTAP (Madrasah Aman dan Tanggap Bencana) merupakan program dari Baznas Pusat untuk daerah rawan bencana.

“Ada 9 Provinsi yang saat ini terpilih mendapatkan program tersebut. Diantaranya Jabar, Jatim, Jateng, DI Yogyakarta, Riau, DKI Jakarta, Papua, Sumatra Selatan Dan Sumatra Barat,” Kata Dian.

Dan saat ini secara bersamaan Sumatra Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta hari ini melaksanakan Program Simulasi KATANA dan MANTAP. Sedangkan tiga daerah lainnya, sudah tuntas melaksanaannya. Tersisa empat daerah lagi.

Keunggulan yang dilaksanakan KATANA dan MANTAP di Sungai Batang ini kata Dian, langsung dikukuhkan dan ada Surat Keputusan langsung dari Pemerintah Daerah Kabupaten Agam. “Ini menunjukan keseriusan Pemerintah Daerah sangat peka dan serius. Dukung penuh ini cukup kami apresiasi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Untuk memaksimalkan kegiatan, ke sembilan daerah yang telah dipilih ini akan dinilai dan dievaluasi. “Daerah yang paling ramai dan antusias masyarakatnya mengikuti kegiatan ini akan mendapat penghargaan penyelenggara terbaik. Daerah tersebut nantinya menjadi percontohan,” tegas Direktur BTB Pusat tersebut.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Sumatra Barat, Prof. Syamsul Bahri Khatib menuturkan, program Baznas awalnya memakai kata peduli, kini berubah menjadi Kemanusiaan. Karena kepedulian sesuai syarat asnaf 8 itu memang tertuju kepada kemanusiaan terhadap sesama.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Program Kemanusiaan ini terbagi dua. Pertama Tanggap Bencana dan kedua berupa perbaikan-perbaikan,” terang Prof. Syamsul Bahri Khatib.

Kita berharap lanjutnya, masyarakat yang tergabung di KATANA dan pelajar MANTAP ini bisa mandiri. Mampu menyelamatkan diri serta menjadi percontohan. “Mereka mampu membantu masyarakat lainnya. Dan secara tidak langsung sudah membantu pemerintah daerah,” tutur Ketua Baznas Prov. Sumbar.

Asisten I Pemkab Agam, Rahmat mewakili Bupati Agam menerangkan dengan adanya KATANA dan MANTAP di Sungai Batang, akan menjadi perpanjangan tangan BPBD Kabupaten Agam nantinya. “Peran mereka sangat kita butuhkan. Untuk itu, kita akan tetap mengkoordinir dan melakukan pembinaan lebih lanjut,” tutupnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB