Padang, Prokabar – Warga Lapau Baanjuang dan Lapau Manggih, suarakan perbaikan jembatan Lapau Manggih. Memasuki bulan kelima, warga belum melihat tanda-tanda jembatan akan selesai dalam waktu dekat. Hal tersebut cukup merisaukan warga, mengingat jembatan lapau manggih sepanjang kurang lebih 40 meter tersebut, berperan penting dalam mobilitas orang dan barang.
Berada di jalur jalan utama yang menghubungkan balai baru, lapau manggih dan juga lapau baanjuang, harapan agar perbaikan jembatan cepat selesai, disuarakan, sehingga perekonomian warga dapat kembali pulih. Il (53), seorang pedagang p&d di lapau baanjuang, mengakui, bahwa banyak rekan-rekan sesama pedagang di jalur jalan raya lapau manggih dan lapau baanjuang mengalami penurunan omset cukup signifikan, sejak perbaikan jembatan dilakukan.
BACA JUGA : Terkait Kenaikan Upah Buruh DKI Jakarta Tahun 2022, Wagub: Harus Ada Pemahaman
Dirinya sendiri tidak terlalu mempermasalahkan, dikarenakan memang telah memiliki pelanggan tetap. Namun begitu harapan ibu rumah tangga ini agar percepatan perbaikan jembatan dapat dilakulan, tetap disuarakan, sehingga pelanggan atau calon konsumen dapat lebih mudah mengakses jalan utama, dan perekonomian warga lapau manggih dan lapau baanjuang kembali pulih.
Ketua LPM Gunuang Sarik, Indra Mairizal akui, warga lapau manggih dan juga lapau baanjuang, terutama mereka yang pedagang, telah banyak yang menyuarakan rehabilitasi jembatan dipercepat.
“Mereka, terutama para pedagang, mengalami kemerosotan jual beli, dan kami berharap pengawasan dari dinas pekerjaan umum, dapat lebih intens, sehingga pengerjaan dapat cepat selesai,” sebut Indra Mairizal.
BACA JUGA : Semakin Menumpuk, Para Ahli Berencana Daur Ulang Sampah Antariksa Jadi Bahan Bakar Roket
Pantauan di lokasi, jembatan sedang dikerjakan oleh lima hingga enam orang pekerja. Jembatan lapau manggih ini, dianggarkan dari APBD Kota Padang 2021, dengan pagu kurang lebih empat miliar di pos Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Padang.
Perbaikan jembatan mulai dikerjakan pada awal atau pertengahan juni atau selepas hari raya Idul Fitri. Ketua Fkan Pauh IX Kuranji yang juga anggota DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman juga meminta pengawasan dari pemerintah kota dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota padang, demi tepat waktunya pengerjaan jembatan, yang memang sebelumnya penuh lika liku, sebelum akhirnya dapat dianggarkan oleh Pemko dan DPRD Padang. (Adh)
















