Daerah

Warga Diimbau Tak Bepergian ke Tempat Membahayakan


Cuaca di Padang tidak menentu akhir-akhir ini. Terkadang panas kemudian hujan. Bahkan hujan berkepanjangan berpotensi menimbulkan bencana, seperti banjir, longsor, pohon tumbang, dan lainnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Barlius

Dibaca : 111

Padang, Prokabar – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Barlius, mengimbau warga tidak bepergian ke mana-mana. 

Lebih baik tetap berada di rumah saja jika tidak ada keperluan penting.

Dia mengatakan hal itu terkait cuaca di Padang tidak menentu akhir-akhir ini. Terkadang panas kemudian hujan. 

Bahkan hujan berkepanjangan berpotensi menimbulkan bencana, seperti banjir, longsor, pohon tumbang, dan lainnya.

“Mari jaga keselamatan diri, jangan bepergian ke tempat berbahaya dan rawan untuk dilewati,” imbaunya, Selasa (30/3/2021).

Barlius menyebut, kejadian tewasnya tiga orang mahasiswa UNP di Lubuk Hitam, Bungus, menjadi pelajaran bagi siapapun. 

Ketiga mahasiswa tidak memperhitungkan cuaca pada saat itu. Padahal waktu itu, hujan deras turun di balik bukit. Sehingga air bah datang menghondoh mereka.

“Ini mesti menjadi perhatian kita bersama. Dan saat ini pihak kepolisian sudah menutup objek wisata itu,” sebut Barlius.

Barlius menerangkan pihaknya telah menyiagakan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam Antisipasi Perubahan Iklim Pengurangan Risiko Bencana (API PERBI) ini. 

TRC BPBD selalu siap siaga ketika terjadi perubahan iklim.

“Personel kita siap mengantisipasi jika terjadi bencana seperti longsor, banjir, dan sebagainya,” tutur Barlius.

Sejumlah bencana seperti banjir sudah ditanggulangi oleh TRC. Termasuk pohon tumbang yang terjadi di GOR H. Agus Salim.(*/gas)

 


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top