Warga Bersihkan Rumah Terkena Banjir Bandang Di Galapuang Agam

Penulis -

Kamis, 21 November 2019 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Bencana nan melanda Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Rabu malam (20/11) menyisakan material kayu, lumpur dan bebatuan. Ratusan masyarakat dan korban terkena dampak tersebut, mulai bergotong royong membersikah rumah yang bisa dilakukan secara manual, Kamis pagi (21/11).

Zafri Yendi, Wali Jorong Galapuang mengatakan kejadian sejak pukul 2 siang, saat hujan mulai lebat. “Sekira pukul 18.00 WIB, anak sungai mulai membesar dan membuat warga waspada. Tidak lama, warga mulai mengungsi dan kondisi memburuk,” katanya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Beruntung warga cepat menghindar dan mengungsi ke rumah tetangga. “Andai warga telat mengungsi, bisa menyebabkan korban jiwa. Beruntung itu tidak terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, Hasbi salah seorang warga menjelaskan di Kamis pagi ini, warga mulai bergotong royong membersihakan rumah terkena material lumpur dan bebatuan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kami dan keluarga sudah mulai membantu saudara yang terkena musibah. Membersihkan bebatuan besar dan lumpur, sehingga bisa ditempati lagi,” terangnya.

Irfan Amran, selaku tokoh masyarakat setempat mengatakan ia bersama Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya, BPBD agam dan lainnya telah melakuan tanggap darurat. “Kita bersama pemerintah akan melakukan koordinasi untuk cepat memberikan tanggap darurat bencana. Logistik adalah bantuan yang paling dibutuhkan saat ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Saat ini, masyarakat bersama Kodim 0304 Agam, Polres Agam, BPBD, Satpol PP dan Damkar Agam telah melakukan pendataan hingga pembersihan material. “Berharap bencana tersebut segera pulih, dan jalan 200 meter yang terputus dapat segera dilewati,” pungkas Irfan Amran. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB