Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Warga Batung Panjang Goro Bersihkan Irigasi Tertimbun Pasir dan Kerekel

Dibaca : 418

Sungai Batang, Prokabar — Hujan deras sejak sore, Jumat (20/11), membuat saluran irigasi atau bandar warga meluap ke pemukiman penduduk di Jorong Batung Panjang, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Akibatnya, sekitar setengah hektar sawah masyarakat terdampak lumpur dan luapan air irigasi.

Tidak hanya itu, sekitar lima unit rumah warga di tapian Muaro Pauah, termasuk situs cagar budaya Kutub Chanah dan Makam Syekh Abdul Karim Amrullah (Inyiak Rasul) terdampak banjir. Kondisi itu menggerakan masyarakat untuk melakukan gotong royong membersihkan penyumbatan dan pendangkalan saluran irigasi tersebut.

“Hujan deras kemaren sore, membuat saluran irigasi warga meluap ke jalan utama dan ke rumah warga. Dan hal ini perlu digerakan goro pembersihan,” ungkap Fajri, Kepala Wilayah atau Walijorong Batung Panjang, Sabtu (21/11).

Sekitar 30 orang warga bekerjasama membersihkan batu, pasir dan kerekel yang menumpuk dalam saluran irigasi. Pendangkalan bandar itu akan memperburuk keadaan jika tidak dibersihkan.

“Kita melihat kondisi cuaca masih berpotensi hujan. Dan kita harus segera mengambil sikap cepat agar tidak terjadi bencana besar. Hingga dapat membuat kerugian pada masyarakat nantinya,” ujarnya.

Selain goro di saluran irigasi muaro pauah, bersumber dari Hulu Jalan Banting, saluran air bersih warga berpusat di Lohong, Tapian Benteng, Jorong Batung Panjang. “Setiap hujan, saluran air bersih warga selalu tertutup pasir. Dan jika tidak hujan siang nanti, kita akan goro juga di sana,” tuturnya.

Semangat gotong royong itu, menjadi kekuatan tersendiri pada masyarakat. Karena dapat mempercepat peningkatan pembangunan dan pemberdayaan. “Kita berharap semangat gotong royong ini terus meningkat kedepannya. Sehingga segala Sumner daya manusia, pembangunan dan pemberdayaan semakin maju,” tutupnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top