Warga Batung Panjang Goro Bersihkan Irigasi Tertimbun Pasir dan Kerekel

Penulis -

Sabtu, 21 November 2020 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Batang, Prokabar — Hujan deras sejak sore, Jumat (20/11), membuat saluran irigasi atau bandar warga meluap ke pemukiman penduduk di Jorong Batung Panjang, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Akibatnya, sekitar setengah hektar sawah masyarakat terdampak lumpur dan luapan air irigasi.

Tidak hanya itu, sekitar lima unit rumah warga di tapian Muaro Pauah, termasuk situs cagar budaya Kutub Chanah dan Makam Syekh Abdul Karim Amrullah (Inyiak Rasul) terdampak banjir. Kondisi itu menggerakan masyarakat untuk melakukan gotong royong membersihkan penyumbatan dan pendangkalan saluran irigasi tersebut.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Hujan deras kemaren sore, membuat saluran irigasi warga meluap ke jalan utama dan ke rumah warga. Dan hal ini perlu digerakan goro pembersihan,” ungkap Fajri, Kepala Wilayah atau Walijorong Batung Panjang, Sabtu (21/11).

Sekitar 30 orang warga bekerjasama membersihkan batu, pasir dan kerekel yang menumpuk dalam saluran irigasi. Pendangkalan bandar itu akan memperburuk keadaan jika tidak dibersihkan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kita melihat kondisi cuaca masih berpotensi hujan. Dan kita harus segera mengambil sikap cepat agar tidak terjadi bencana besar. Hingga dapat membuat kerugian pada masyarakat nantinya,” ujarnya.

Selain goro di saluran irigasi muaro pauah, bersumber dari Hulu Jalan Banting, saluran air bersih warga berpusat di Lohong, Tapian Benteng, Jorong Batung Panjang. “Setiap hujan, saluran air bersih warga selalu tertutup pasir. Dan jika tidak hujan siang nanti, kita akan goro juga di sana,” tuturnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Semangat gotong royong itu, menjadi kekuatan tersendiri pada masyarakat. Karena dapat mempercepat peningkatan pembangunan dan pemberdayaan. “Kita berharap semangat gotong royong ini terus meningkat kedepannya. Sehingga segala Sumner daya manusia, pembangunan dan pemberdayaan semakin maju,” tutupnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB