Lubuk Basung, Prokabar — Sekitar 32.570 Kepala Keluarga (KK) bakal menerima Bantuan Langsung Tunai atau BLT Provinsi Sumatra Barat. Bantuan diperuntukan untuk warga yang telah diajukan setiap nagari ke Pemerintah Daerah Kabupaten Agam.
“Besaran yang akan diterima setiap warga yang terdampak sesuai diajukan Pemerintahan Kenagarian nantinya, sebesar Rp200 ribu persetiap KK. Data masih dalam proses validasi dan verifikasi data dari Pemerintah Nagari Se Kabupaten Agam,” ungkap Yosefriawan, Asisten II Setdakab Agam sekaligus Ketua Penanganan Dampak Ekonomi (PDE) Covid 19 Kabupaten Agam, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, masyarakat yang akan menerima data diperolah dari pemerintahan nagari dengan ketentuan 15 persen orang yang tidak menerima bantuan Program PKH (Program Keluaga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dan DTKS (Data Terpadu Kesejahtraan Sosial).
“Saat ini, kita masih dalam proses pembahasan teknis. Berharap data yang diberikan pemerintahan nagari, bersih dan tepat sasaran,” ulasnya.
Selain BLT Provinsi Sumatra Barat, akan ada lagi BLT Kementerian Pedesaan. “Jadi masyarakat tidak perlu cemas untuk tidak dapat bantuan. Selagi data akurat dan tepat sasaran, sesuai persyarakat akan, masyarakat terdampak pasti terbantu,” terangnya.
Sesuai arahan Bupati Agam, Indra Catri penyaluran diharapkan dapat cepat, tepat dan aman. “Dalam kondisi saat inilah, kita diuji dan membuktikan rasa sosial pada sesama. Rasa senasib dan seperjuangan dilanda perang melawan Covid 19. Musuh kita tidak tampak, tapi nyata telah banyak memakan korban. Oleh sebab itu, butuh peran serta semua kita. Dari seluruh lapisan sosial masyarakat, dibutuhkan peran aktifnya. Termasuk pengawasan dan pencegahan,” pungkasnya. (rud)
















