Daerah

Walnag Sawah Laweh Diduga Palsukan Pencairan Gaji Guru dan Bamus

Dibaca : 756

Pesisir Selatan, Prokabar — Diduga Wali Nagari, Sawah Laweh, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Nasri A mamalsukan administrasi tentang pencairan gaji guru PAUD, MDA dan Bamus tahun anggran 2020.

Mirisnya, selama satu tahun wali nagari tidak membayarkan gaji guru serta gaji perangkat Bamus. Dengan sikap wali nagari tersebut, tentu menuai polemik bagi pihak yang berhak menerima.

Wakil ketua Bamus, Ismet Budiman kepada wartawan, mengatakan pembayaran gaji guru Paud, MDA dan juga Bamus didaerah itu, sampai saat ini belum juga dibayarkan oleh walinagari Sawah Laweh, Nasri A.

Ia menilai, sepak terjang yang dilakukan walinagari ini telah menyalahi aturan dalam penggunaan anggaran. Sebab, Dana Desa (DD) dari pusat dan ADD dari kabupaten yang telah dititipkan di Kenagarian tersebut supaya dibayarkan kepada yang bersangkutan.

“Ya benar, selama tahun 2020 sampai sekarang ini belum juga menerima gaji dari walinagari,” kata dia, Jumat (12/3/2021).

Ia mengetahui diakhir tahun (Red – 31 Desember 2020) bahwa segala administrasi di kenagarian tersebut telah selesaikanya oleh walinagari.

Sementara, dirinya tidak ada menandatangani dalam penyelesaian administrasi tersebut.

Ia menduga, administrasi yang telah dilakukan walinagari ini dipalsukan seperti dalam bentuk tanda tangan.

“Ada dugaan kalau tanda tangan kami dipalsukan oleh walinagari. Sebab, administrasi akhir tahun telah selesai. Sementara kami belum juga menerima gaji,” bebernya.

Pihaknya meminta kepada penegak hukum untuk melakukan penyelidikan, jika ini dibiarkan tentu berdampak kepada pembangunan nagari. “Jika ini ada kesehatan tentu kami meminta untuk diadili,” pintanya.

Hal senada juga disampaikan, Bamus dari Unsur Bundo kanduang, Ilen mengungkapkan, hingga saat ini dirinya belum juga menerima haknya. Selain dirinya juga mengalami hal yang sama kepada guru Paud dan MDA termasuk Bamus

“Sampai saat ini gaji saya juga belum dibayarkan oleh walinagari, sudah satu tahun lamanya, padahal anggran itu sangat besar dan ada,” ujarnya.

Dirinya sangat menyesalkan ketika hal itu dilakukan oleh walinagari. Padahal dilaporan akhir tahun telah selesai dan tidak ada masalah, tapi, kenapa tidak dibayarkan, ini sudah parah dan keterlaluan, ungkapnya.

Kepala wartawan, Walinagari Sawah Laweh, Nasri A, ketika dihubungi melalui via telepon dirinya mengaku, kalau gaji guru PAUD, MDA dan Bamus belum dibayarkanya.

Namun, ketika ditanya, apa penyebab dan kemana anggaranya, namun dirinya enggan menjawab. (min)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top