Walinagari Terjerat Video Asusila Dinonaktifkan Bupati Pasaman

Penulis -

Rabu, 7 April 2021 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar – Kisruh tersebarnya video asusila inisial EM, yang sebelumnya menjabat sebagai Walinagari jambak, Kecamatan Lubuk Sikaping berbuntut Panjang. Bupati Pasaman, Benny Utama langsung menonaktifkan EM dari jabatannya.

Tindakan ini diambil pihak pemerintah kabupaten menyikapi riak di tengah masyarakat usai video asusila itu tersebar baru-baru ini.

Camat Lubuk Sikaping, Nina Darmayanti membenarkan, saat ini EM memang sudah dinonaktifkan dari jabatannya. “Dinonaktifkannya EM merupakan langkah untuk antisipasi hal yang tidak diinginkan di tengah masyarakat. Sembari itu, kasus EM sedang ditangani pihak Inspektorat Pasaman. Bagaimana hasilnya nanti, bakal dikembalikan ke bupati,” kata Nina.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Di sisi lain, di tengah masyarakat sendiri, penolakan EM untuk menduduki jabatan walinagari merebak luas. Tindakan EM dalam video asusila yang tersebar itu telah mencoreng harga diri nagari yang ia pimpin. “Gejolak penolakan atau simpatisan pasti ada. Tentunya, kami pihak kecamatan mengimbau masyarakat untuk tidak berlarut-larut dalam masalah ini. Jangan pula ada pertikaian. Kasus ini sedang ditangani pihak Inspektorat Pasaman. Jadi tunggu saja hasilnya,” imbau Nina.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Sebelumnya, tersebar video asusila EM. Dalam video asusila itu EM tampak melakukan panggilan video dengan seorang perempuan. Naasnya, dalam panggilan video itu terdapat tindakan yang tidak senonoh.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Iya itu saya. Kejadiannya sekitar bulan Januari 2021 lalu. Saya khilaf dan lepas kontrol dan tidak menyangka hal ini akan terjadi dan akhirnya beredar di media sosial, ” kata EM saat dikonfirmasi awak media usai kasus itu merebak.

Kepada awak media, Ia berharap agar perihal vidio mengenai dirinya ini tidak dibesar-besarkan. “Saya menyesal dan mohon maaf,” kata EM. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB