Walinagari di Pessel Diminta Update Data Perkembangan Nagarinya

Penulis -

Selasa, 5 Januari 2021 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Agar kebenaran dan keakuratan data potensi nagari bisa terupdate sesuai dengan perkembangan pembangunan yang dilakukan, maka kepada wali nagari diminta agar terus melakukan pendataan secara berkala.

Hal itu disampaikan karena kebenaran dan keakuratan data potensi nagari berpengaruh besar terhadap rencana pembangunan daerah secara umum.

Dilansir Prokabar dari MC Pessel, Wakil Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Rusma Yul Anwar menjelaskan

bahwa pemekaran nagari yang dilakukan daerah itu pada tahun 2011 lalu dari 76 nagari menjadi 182 nagari, telah memberikan perubahan secara umum terhadap data potensi yang dimiliki.

Baca Juga :  Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Diserahkan Wabup Dharmasraya Ke Masjid Nurul Huda Nagari Sungai Kambut

Perubahan data itu juga terjadi seiring dengan dilakukannya pengembangan dan pembangunan berbagai infrastruktur dari tahun ke tahun.

“Agar keakuratan potensi data tetap terjamin, maka kepada semua wali nagari diminta agar mengupdate setiap perkembangan pembangunan yang dilakukan,” katanya.

Dia juga mengatakan bahwa kemajuan pembangunan sebuah daerah bukan saja dilihat pada kondisi fisik pembangunan di pusat kabupaten.

“Tapi sejauh mana pembangunan itu menyentuh dan merata sampai ke pelosok nagari sesuai potensi yang dimiliki. Agar tepat sasaran, maka up date data potensi sesuai dengan perkembangan pembangunan yang dilakukan harus dimiliki oleh semua nagari,” ingatnya.

Baca Juga :  Pemkot Padang Mantapkan Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO Lewat Ubud Food Festival 2026

Disampaikannya bahwa sekarang jumlah pemerintahan terendah di daerah itu ada sebanyak 182 nagari. Dengan jumlah yang bisa dikatakan terbanyak di Sumbar sebagaimana saat ini, maka pemerataan pembangunan dan pendekatan pelayanan akan lebih maksimal.

“Tapi semua itu harus seiring dengan pelaporan potensi melalui profil nagari yang disusun secara akurat dan teruji. Sebab data yang di rekayasa akan menimbulkan kekeliruan dalam menempatkan pembangunan di masyarakat,” ingatnya.

Baca Juga :  Laporan Keuangan 2025 Rapi dan Profesional Pasaman Raih WTP ke-13 Kali

Ditambahkannya bahwa mendata potensi  yang akurat itu tidak hanya menjadi tanggung jawab wali nagari. Tapi juga memerlukan peran masyarakat sesuai potensi lingkungan yang mereka tempati.

“Sebab tujuan pemekaran pemerintahan nagari sebagaimana dilakukan Pessel pada tahun 2011 lalu adalah bagaimana percepatan pembangunan dan pelayanan benar-benar menyentuh pada semua masyarakat secara merata,” tutupnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Dharmasraya Perintahkan PUPR Untuk Gerak Cepat Tangani Jalan Amblas Di Kurnia Selatan
Rahmat Saleh: Laporan IKM terhadap Abu Janda Harus Diproses hingga Tuntas
Pemkot Padang Mantapkan Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO Lewat Ubud Food Festival 2026
Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage
Wakil Wali Kota Maigus Nasir Resmi Buka MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Padang
Buruan Pesan..! Sebanyak 13 Ribu Tempat Duduk KA Lokal Libur Panjang Idul Adha di Sumbar Masih Tersedia
Pemkab Dharmasraya Raih WTP Murni Atas LKDP Tahun 2025 Dari BPK-RI
Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Diserahkan Wabup Dharmasraya Ke Masjid Nurul Huda Nagari Sungai Kambut

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 07:08 WIB

Bupati Dharmasraya Perintahkan PUPR Untuk Gerak Cepat Tangani Jalan Amblas Di Kurnia Selatan

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rahmat Saleh: Laporan IKM terhadap Abu Janda Harus Diproses hingga Tuntas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:56 WIB

Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:21 WIB

Wakil Wali Kota Maigus Nasir Resmi Buka MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Padang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:56 WIB

Buruan Pesan..! Sebanyak 13 Ribu Tempat Duduk KA Lokal Libur Panjang Idul Adha di Sumbar Masih Tersedia

Berita Terbaru

Opini

1 Juni dan Utopia yang Tidak Pernah Bermukim

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WIB