Padang, Prokabar — Reses anggota DPRD Padang Zulhardi Zakaria Latif jadi momen sosialisasi imbauan dari Walikota Padang Hendri Septa seputar pelaksanaan Shalat Idulfitri.
Kegiatan (reses) ini diadakan di Masjid Baiturrahim Komplek PGRI Balimbiang Kelurahan Kuranji Kecamatan Kuranji.
Dalam kesempatan tersebut, Seklur Kelurahan Kuranji Rio Yuda Gama menyampaikan, bahwa Walikota Padang sebatas mengimbau kepada pengurus Masjid dan Musala di Kota Padang, bahwa Pemerintah Kota Padang tidak merekomendasikan dilaksanakannya salat Idulfitri di Masjid dan musala atau pun di lapangan.
“Ini sesuai dengan kondisi saat ini dimana Kota Padang masih masuk dalam Zona Orange,” terangnya.
Meski begitu semuanya diserahkan kepada pengurus masjid dan musala, terkait pelaksanaan salat Idulfitri ini.
“Tanggungjawab sepenuhnya ada padang pengurus masjid dan musala, terutama dalam memperhatikan protokol kesehatan yang ketat,” sambungnya.
Hal ini dikarenakan kekhawatiran, nantinya ada dari jamaah yang memang tidak dalam kondisi fit, baik dari jamaah sendiri atau pun jamaah Salat Id yang memang berasal dari luar kota padang.
“Pemko tidak merekomendasikan pelaksanaan salat Idulfitri, namun Pemko Padang mewanti-wanti pengurus Masjid dan Mushala yang melaksanakan salat Id, agar bertanggungjawab sepenuhnya terhadap pelaksanaan Shalat Id, agar sesuai protokol Kesehatan,menghindarkan terjadinya penularan covid-19 ,” sebut Rio Yuda Gama.
Ini sesuai dengan pesan dalam grup Whassap yang disosialisasikan oleh Camat Kuranji Eka Putra Buhari sebagaimana arahan dari Walikota Padang Hendri Septa.
Persoalan seputar pelaksanaan Shalat Idulfitri di tengah Kota Padang yang masih masuk dalam Zona Orange, sangat ditunggu warga kota padang saat ini. (adh)
















