Padang, Prokabar – Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang, Fadly Amran dan Asrul dilantik Gubernur Sumbar, Selasa (9/10) di Aula Kantor Gubernur.
Usai dilantik, Amran pun mengatakan Kota Padang Panjang, memiliki program kesehatan unggulan yang unik yaitu penyediaan transportasi antar jemput bagi masyarakat yang akan dirujuk ke rumah sakit dalam dan luar kota.
“Ini merupakan salah satu program yang langsung menyentuh masyarakat yang menjadi prioritas kami setelah dilantik,” kata Walikota Padang Panjang Fadly Amran, Selasa (9/10).
Menurutnya program itu merupakan satu dari sejumlah program yang telah disusun dan diwujudkan dalam visi misi bersama Wakil Walikota Asrul.
Ditargetkan program itu bisa berjalan paling lambat dalam 100 hari pemerintahannya.
Fadly menyebut program unggulan itu dinamakan “siaga emergency” yang akan dikelola oleh Dinas Kesehatan dan RSUD setempat.
Warga Padang Panjang yang sakit dan hendak dirujuk akan dijemput dari rumahnya sekaligus diantarkan ke tujuan Rumah Sakit meskipun berada di luar kota.
Selain program itu, sejumlah program lain juga telah disiapkan diantaranya pembangunan sarana dan prasana penunjang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sementara itu Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan setelah resmi dilantik, Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang harus mulai melaksanakan janji-janji yang disampaikan selama kampanye.
Menurutnya program-program yang langsung menyentuh kepada masyarakat perlu menjadi prioritas kepala daerah tersebut.
Pelantikan Walikota Padang-Panjang di gelar di aula kantor gubernur Sumbar dihadiri ratusan orang pejabat dan PNS dari daerah tersebut.
Pelantikan itu lebih cepat dari rencana semula yaitu 20 Desember 2018 berdasarkan surat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) No 270/279/OTDA.
Meski demikian masa jabatan kepala daerah periode 2013-2018 memang telah berakhir 1 Oktober 2018. (*/mbb)
















