Walikota Padang Minta Kemenhub Tegur Maskapai Lion Air, Ini Alasannya

Penulis -

Selasa, 31 Maret 2020 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Di tengah upaya pemerintah meminimalisir lalu lintas orang masuk ke Sumbar, masih banyak warga berdatangan di BIM. Walikota Padang menilai, salah satu penyebabnya adalah faktor murahnya tiket maskapai Lion Air.

Dari penelusuran prokabar.com, harga tiket memang relatif murah. Harganya Rp. 548.000, padahal sebelumnya harga tiket berada di atas Rp. 700.000.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Lion Air seolah mencari kesempatan dalam kesempitan, disaat Covid-19 mewabah, harga tiketnya malah turun, ini membuat imbauan perantau tidak pulang kampung kurang efektif,” kata Mahyeldi.

Pemerintah Provinsi Sumbar sudah meminta kepada pemerintah pusat melalui Kemenhub untuk mengawasi maskapai agar tidak melakukan penurunan tiket. Surat itu dikirim setelah berkoordinasi dengan bupati dan walikota se Sumbar.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Saya meminta pemerintah pusat bertindak tegas, tegur maskapai Lion Air, karena jika dibiarkan akan sulit membendung kedatangan di BIM,” tegas Walikota Padang.

Saat ini, Pemko Padang sudah memberlakukan seleksi ketat bagi masyarakat yang masuk di Kota Padang. Pos pemantauan sudah didirikan di jalur masuk Kota Padang, seperti Jalan Adinegori, Jalan Sutan Syahrir dan Simpang Lubuk Begalung.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kita sudah siagakan petugas, untuk masyarakat yang melintas bisa melewati bypass, sedangkan warga yang masuk Kota Padang, petugas akan melakukan pemeriksaan ketat,” ujar Mahyeldi.

Kebijakan ini akan dilakukan hingga tanggal 16 April mendatang. (laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB