Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Walikota Padang Minta Kemenhub Tegur Maskapai Lion Air, Ini Alasannya

Dibaca : 220

Padang, Prokabar – Di tengah upaya pemerintah meminimalisir lalu lintas orang masuk ke Sumbar, masih banyak warga berdatangan di BIM. Walikota Padang menilai, salah satu penyebabnya adalah faktor murahnya tiket maskapai Lion Air.

Dari penelusuran prokabar.com, harga tiket memang relatif murah. Harganya Rp. 548.000, padahal sebelumnya harga tiket berada di atas Rp. 700.000.

“Lion Air seolah mencari kesempatan dalam kesempitan, disaat Covid-19 mewabah, harga tiketnya malah turun, ini membuat imbauan perantau tidak pulang kampung kurang efektif,” kata Mahyeldi.

Pemerintah Provinsi Sumbar sudah meminta kepada pemerintah pusat melalui Kemenhub untuk mengawasi maskapai agar tidak melakukan penurunan tiket. Surat itu dikirim setelah berkoordinasi dengan bupati dan walikota se Sumbar.

“Saya meminta pemerintah pusat bertindak tegas, tegur maskapai Lion Air, karena jika dibiarkan akan sulit membendung kedatangan di BIM,” tegas Walikota Padang.

Saat ini, Pemko Padang sudah memberlakukan seleksi ketat bagi masyarakat yang masuk di Kota Padang. Pos pemantauan sudah didirikan di jalur masuk Kota Padang, seperti Jalan Adinegori, Jalan Sutan Syahrir dan Simpang Lubuk Begalung.

“Kita sudah siagakan petugas, untuk masyarakat yang melintas bisa melewati bypass, sedangkan warga yang masuk Kota Padang, petugas akan melakukan pemeriksaan ketat,” ujar Mahyeldi.

Kebijakan ini akan dilakukan hingga tanggal 16 April mendatang. (laf)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top