Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi Tolak Pembelian Mobnas Baru

Penulis -

Jumat, 5 Maret 2021 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, Prokabar – Pasca dilantiknya Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi Erman Safar- Marfendi sejumlah pekerjaan sudah menanti untuk diselesaikan oleh kepala daerah yang baru ini. 

Salah satunya dampak covid-19 yang juga berpengaruh kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menyikapi hal tersebut Erman Safar–Marfendi berupaya melakukan efisiensi anggaran agar APBD yang ada dapat optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Wakil Walikota Bukittinggi Marfendi saat diwawancarai via telepon pada Jumat (5/3) membenarkan rencana efisiensi anggaran tersebut. Dikabarkan bahwa pasangan kepala daerah tersebut menunda pengadaan mobil dinas baru untuk kepala daerah baru.

“Saya dan Pak Wali sudah sepakat untuk menunda dulu pembelian mobil dinas baru yang menjadi jatah kepala daerah yang baru dilantik. Kami akan coba alihkan dana yang berjumlah sekitar Rp1,5 M untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Wakil Walikota.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Lebih lanjut Marfendi menyebutkan bahwa mobil yang lama masih layak untuk dipakai maka biarlah dana untuk mobil dinas baru diperuntukkan untuk keperluan lain yang lebih produktif. Saat ini Marfendi masih menggunakan kendaraan dinas lama yang digunakan oleh Wakil Walikota sebelumnya. 

Dijelaskan Marfendi anggaran pembelian mobil itu segera akan dibahas di rapat SKPD, untuk  memastikan peruntukannya untuk peningkatan ekonomi masyarakat sesuai dengan visi dan misi yang diusung saat kampanye lalu.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Insya Allah tanggal 8 atau 9 Maret kita akan rapatkan bersama SKPD membahas ini. Kita akan carikan program yang memiliki dampak signifikan terhadap ekonomi masyarakat melalui pengalihan ini,” tegas Marfendi. (*)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB