Daerah

Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi Tolak Pembelian Mobnas Baru

Dibaca : 246

Bukittinggi, Prokabar – Pasca dilantiknya Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi Erman Safar- Marfendi sejumlah pekerjaan sudah menanti untuk diselesaikan oleh kepala daerah yang baru ini. 

Salah satunya dampak covid-19 yang juga berpengaruh kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menyikapi hal tersebut Erman Safar–Marfendi berupaya melakukan efisiensi anggaran agar APBD yang ada dapat optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Wakil Walikota Bukittinggi Marfendi saat diwawancarai via telepon pada Jumat (5/3) membenarkan rencana efisiensi anggaran tersebut. Dikabarkan bahwa pasangan kepala daerah tersebut menunda pengadaan mobil dinas baru untuk kepala daerah baru.

“Saya dan Pak Wali sudah sepakat untuk menunda dulu pembelian mobil dinas baru yang menjadi jatah kepala daerah yang baru dilantik. Kami akan coba alihkan dana yang berjumlah sekitar Rp1,5 M untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Wakil Walikota.

Lebih lanjut Marfendi menyebutkan bahwa mobil yang lama masih layak untuk dipakai maka biarlah dana untuk mobil dinas baru diperuntukkan untuk keperluan lain yang lebih produktif. Saat ini Marfendi masih menggunakan kendaraan dinas lama yang digunakan oleh Wakil Walikota sebelumnya. 

Dijelaskan Marfendi anggaran pembelian mobil itu segera akan dibahas di rapat SKPD, untuk  memastikan peruntukannya untuk peningkatan ekonomi masyarakat sesuai dengan visi dan misi yang diusung saat kampanye lalu.

“Insya Allah tanggal 8 atau 9 Maret kita akan rapatkan bersama SKPD membahas ini. Kita akan carikan program yang memiliki dampak signifikan terhadap ekonomi masyarakat melalui pengalihan ini,” tegas Marfendi. (*)

 


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top