Walikota Batal, Vaksinasi Covid-19 Dimulai di Padang

Penulis -

Jumat, 15 Januari 2021 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG – Seperti Gubernur, Mahyeldi juga batal divaksinasi setelah beberapa hari sebelumnya dimulai dan dilakukan di tingkat pusat dan provinsi yang didahului oleh Presiden Joko Widodo tepatnya Rabu (13/1), kini pengggunaan vaksin Covid-19 resmi diberlakukan di Kota Padang. Upaya ini merupakan sebagai salah satu upaya konkrit dalam mencegah dan memutus rantai penularan virus tersebut.

Pemberlakukan penyuntikan vaksin itu di Kota Padang dimulai Jumat pagi (15/1) dengan dilaunching secara resmi oleh Wali Kota Padang Mahyeldi di Puskesmas Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat.

Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Wali Kota Hendri Septa, unsur Forkopimda Kota Padang, MUI Kota Padang, FKUB, camat, kepala SKPD dan sejumlah elemen terkait di Kota Padang.

Sebagaimana diketahui, vaksinasi Covid-19 ini dilakukan setelah keluarnya surat izin edar dari BPOM  tentang Persetujuan Penggunaan Darurat Vaksin keluaran sinovac life sciences co.ltd Beijing, China dan PT. Bio Farma. Begitu juga diperkuat dengan adanya fatwa MUI No.2 Tahun 2021 yang menyatakan hukum tentang produk vaksin Covid-19 tersebut adalah suci dan halal.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Wali Kota Padang Mahyeldi menyampaikan, vaksinasi ini penting agar masyarakat terlindungi dan terhindar dari penularan penyakit Covid-19.

“Terutama sekali bagaimana vaksinasi ini memberikan kesehatan dan keselamatan bagi kita khususnya semua warga di Kota Padang, yang akhirnya ikut membantu proses percepatan bangkitnya perekonomian masyarakat. Besar harapan kami agar seluruh masyarakat yang menjadi sasaran vaksinasi segera mendapatkannya dan mau melakukannya. Karena semuanya gratis tidak memakan biaya. Ini demi kita dan orang lain serta bangsa yang kita cintai ini,” imbuh wako dalam sambutannya.

Wako Mahyeldi juga mengungkapkan, pada kesempatan itu ia sendiri telah dijadwalkan untuk menjadi orang pertama di Kota Padang yang melakukan vaksinasi Covid-19 tersebut. Namun setelah melewati alur proses vaksinasi yakni pemeriksaan kesehatan saat itu, menyatakan bahwa tekanan darahnya saat itu sedang cukup tinggi.

“Sehingga dengan itu, sesuai aturan vaksinasi maka tidak diperbolehkan melakukan vaksinasi pada hari ini. Mudah-mudahan insya Allah, mengingat waktu untuk vaksinasi tahap pertama masih panjang sampai Maret nanti semoga bisa saya lakukan dalam beberapa waktu ke depan,” sebutnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani menyebutkan, terkait vaksinasi Covid-19 ini akan dilakukan di 72 fasilitas layanan kesehatan. Yakni puskesmas, klinik-klinik yang telah atau belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan beberapa rumah sakit di wilayah Kota Padang dengan sasaran maksimal sebanyak 592.168 orang dengan usia rata-rata 18-59 tahun.

Dijelaskannya, adapun untuk alur pelaksanaan proses vaksinasi yaitu melalui 5 tahapan. Pertama peserta vaksinasi harus melalui meja satu dengan melakukan registrasi. Selanjutnya ke meja dua untuk pemeriksaan kesehatan dan meja tiga baru penyuntikan vaksin Covid-19. Setelah itu ke meja empat untuk pengentrian data secara elektronik dan meja lima yakni observasi di ruangan observasi .

“Kita perlu mengetahui, masyarakat harus tetap diberikan edukasi. Meskipun vaksinasi Covid-19 ini penting, namun protokol kesehatan harus senantiasa dilakukan dengan ketat dimana saja kita berada. Yaitunya menggunakan masker kemana bepergian, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak aman,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kita tentu berharap, semoga penggunaan vaksin Covid-19 ini berjalan dengan lancar. Karena pelaksanaannya akan dipantau sepenuhnya oleh kita di Dinas Kesehatan Kota Padang dan juga instansi terkait lainnya,” harap Feri Mulyani menambahkan.

Lebih lanjut Feri Mulyani menerangkan, untuk tahap awal vaksinasi di Kota Padang penerima vaksin yaitu kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 9.128. Kemudian ditambah sepuluh orang tokoh saat launching penggunaan vaksin. Sebagaimana para penerima vaksin kepada nakes itu terdiri dari dokter, perawat, bidan, pegawai administrasi, keamanan di lingkungan rumah sakit dan fasilitas kesehatan.

“Nakes yang telah mendaftar akan mendapatkan dua dosis vaksin. Sehingga jumlah vaksin yang dibutuhkan Padang pada tahap pertama ini sebanyak 18.276 dosis. Vaksin itu untuk orang yang belum pernah terpapar Covid-19. Bagi yang sudah pernah terpapar tidak divaksin lagi. Baik itu untuk petugas kesehatan maupun masyarakat umum,” ungkapnya mengakhiri. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB