Wali Nagari Sungai Limau Efendi Dt Paduko Rajo Terus Berbenah

Penulis -

Kamis, 20 November 2025 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dharmasraya, Prokabar – Nagari Sungai Limau berbenah. Melalui kepiawaian sosok seorang pemimpin tertinggi di Nagari tersebut, Efendi, Dt Paduko Rajo. Ia mampu membaca peluang dalam meningkatkan ketahanan pangan. Dengan mendalami rekayasa masalah menjadi peluang (opportunity).

Menurut Camat Asam Jujuhan Mashuri Taib, melalui ketika dihubungi melalui telponan seluler menjelaskan. Sebelumnya, komplet masalah dihadapi Nagari Sungai Limau. Sangat urgen, terkait penangkapan ikan menggunakan racun, putas, serta sentrum. Hal ini, menjadi keresahan masyarakat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Beranjak dari, problema terjadi ditengah lingkungan. Akhirnya, wali nagari mengedepankan ide, untuk membentuk lubuk larangan. Di jaga oleh Buya, dan Ustadz Nagari setempat. Sejauh ini Nagari Sungai Limau memiliki 7 lubuk larangan. 1 Lubuk larangan di peruntukan untuk pemuda, sedangkan sisanya untuk kelompok tertentu.

Adapun hasil dari lubuk larangan ini, dipergunakan mereka untuk menambah usaha. Seperti membeli kahan kebun sawit, serta usaha lainnya.

“Alhamdulillah, pada umumnya kelomok sudah memiliki kebun sawit. Semuanya, berkat hasil didapatkan dari lubuk larangan”, kata Wali Nagari Sungai Limau Efendi, Dt Paduko Rajo, Kamis (20/11/2025).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sepekan lalu, lubuk larangan nagari telah dibuka, menghasilkan dana senilai Rp48 juta. Sementara lubuk larangan atas nama pemuda terhimoun dana senilai Rp60 juta. Sesuai dengan kesepakatan antara Nagari dengan Pemuda, dana tersebut dipergunakan untuk pembelian tanah seluas 5.000 meter/ 0,5 hektar. Tanah ini, dipergunakan untuk pasilitas umum. Seperti, tempat olah raga, dan Rumah Adat dan Gedung Koperasi Merah Putih (KMP).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Alhamdulillah, dana pembangunan gedung KMP, sepenuhnya dibiayai melalui dana APBN. Dengan budget sekira Rp3 miliyar. Dalam waktu dekat sudah dimulai pembangunan gedung tersebut, ” Jelas Efendi, Dt Paduko Rajo.

Ia juga menambahkan, tahun ini Nagari Sungai Limau juga mendapatkan dana bedah rumah, pembangunan drainase, melalui program Nagari kumuh, senilai Rp50 juta, dari Dinas Perkimtan Kabupaten Dharmasraya. Saat ini, pelaksanaan kegiatan sedang berlangsung. (Fatafza)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB