Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Wali Nagari Rawang Diminta Bamus untuk Diberhentikan, Ini Alasannya

Dibaca : 462

Pessel, Prokabar — Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Rawang Gunuang Malelo, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, memberikan petisi berisikan untuk memberhentikan wali nagari kepada pemerintah setempat.

Petisi penolakkan wali nagari dari masyarakat setempat, meminta wali nagari Rawang Gunuang Malelo, atas nama Aprizal, untuk diberhentikan dari jabatannya sebagai wali nagari, karena diduga melakukan perselingkuhan dengan perangkatnya sehingga hal itu dinilai telah membuat gaduh.

Petisi itu dibuat masyarakat atas dugaan perselingkuhan wali nagari dengan perangkat nagari di nagari setempat, yang saat ini berkembang dikalangan masyarakat sehingga membuat gaduh.

Bamus Rawang Gunung Malelo mengirim petisi tersebut kepada Pemkab Pessel melalui Dinas PMDP2 dan KB Pesisir Selatan di Painan, Senin 11 November 2019.

“Warga menuntut bagaimana pemerintah yang berwenang mengevaluasi aspirasi masyarakat yang berkembang di Rawang Gunung Malelo. Karena kami tidak lagi percaya kepada wali nagari yang berbuat selingkuh untuk memimpin nagari ini, ” kata Alisrel pada wartawan di Painan.

Ia menjelaskan, bahwa wali nagari diduga melakukan selingkuh dengan perangkatnya, sehingga membuat gaduh ditengah masyarakat karena tidak sesuai tatanan adat dan agama.

“Tapi kalau masalah perselingkuhan secara pribadi bagi kami tidak ada masalah, tapi ini telah membuat gaduh, “ulasnya.

Ia mengaku, sebagai lembaga yang menjadi penyambung aspirasi masyarakat tidak ada kepentingan apapun terkait perseolan yang terjadi.

Namun, karena sudah membuat gaduh di tengah masyarakat hingga pihaknya harus menjembati di tingkat pemerintah terkait.

“Dari laporan masyarakat memang wali nagari melakukan selingkuh dan kami sebagai lembaga tentu harus menyampaikan hal tersebut kepada pemerintah, “ujarnya lagi.

Kepala Dinas PMDP2 dan KB Pessel Hamdi mengaku, sudah menerima petisi dari Bamus. Namun, hanya saja dari petisi tersebut pihaknya meminta Bamus untuk memverifikasi kembali sebab belum memiliki bukti-bukti yang kuat sesuai apa yang dituduhkan.

“Sejauh ini bukti yang kami terima hanya dari tanda tangan saja. Jadi dari itu supaya tidak jadi fitnah, kami meminta Bamus memverifikasi kembali,” terangnya.

Ia menegaskan, jika persoalan yang diduga tersebut benar-benar terbukti, maka Dinas PMDP2 dan KB Pesisir Selatan tidak akan tinggal diam dan akan segera mengambil kebijakan sesuai apa yang ditutut.

Wali Nagari Rawang Gunuang Malelo, Aprizal mengatakan, dirinya tidak ada melakukan selingkuh dengan stapnya, tuduhan itu tidak lah benar.

“Oh kalau masyarakat hendak melaporkan saya, ya laporkan saja kemana mau melapor. Karena saya tidak pernah merasa melakukan apa yang dituduhkan. Ini hanya politisasi menjatuhkan saya” tutupnya. (min)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top