Daerah

Wako Fadly Amran Usulkan Delapan Program Pembangunan di Rakorenbang Tingkat Provinsi

Dibaca : 122

Padang, Prokabar – Walikota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano tampil menjadi kepala daerah pertama yang menyampaikan rencana pembangunan dalam Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan (Rakorenbang) Provinsi Sumatera Barat di Auditorium Gubernuran, Senin (8/3). Sebanyak delapan program yang disinkronisasikan dengan visi-misi Pemrov dipaparkan di hadapan gubernur dan wakil gubernur beserta kepala daerah lainnya.

Adapun delapan usulan program yang disampaikan Fadly Amran, di antaranya lanjutan pembangunan kawasan Islamic Center, penataan kawasan rest area di Silaing Bawah, pembangunan lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) regional, pembangunan gedung instalasi bedah sentral dan instalasi diagnostik terpadu di RSUD, rehab irigasi lintas Padang Panjang-Tanah Datar, pengadaan mesin UHT (ultra high temperature) untuk produksi susu sapi, pembangunan Padang Panjang Jogging Track dan pembangunan gedung Learning Knowledge Center (KLC).

Untuk lanjutan pembangunan kawasan Islamic Center, Pemko mengusulkan dana Rp 62 miliar lebih dari APBD provinsi guna melanjutkan pembangunan masjid, convention hall, landscaping dan turap beton di belakang convention hall.

“Lanjutan pembangunan Islamic Center ini mensinkronkan misi meningkatkan tata kehidupan sosial kemasyarakatan berdasarkan falsafah adat basandi syarak-syarak basandi kitabullah dan program unggulan “Sumbar Religius dan Berbudaya” dari Pemprov. Di 2016-2017, untuk pembangunan masjid menelan anggaran Rp 66,2 miliar dan convention hall Rp 5,87 M lebih dari APBD. Di 2018 untuk pembangunan jalan kawasan tersebut sebesar Rp 10,8 M dari dana alokasi khusus (DAK). Pembangunan jalan dilanjutkan untuk akses bagian belakang sebesar Rp 8,12 M lebih, juga dari DAK di 2019. Di 2021 ini, kami usulkan Rp 62 M ke APBD provinsi. Kami juga melaksanakan review design senilai Rp 85 juta di tahun ini,” papar Fadly.

Sementara untuk penataan rest area Silaing Bawah, terang Fadly, detail engineering design (DED) telah dilakukan pada 2019. Disinkronkan dengan program unggulan Sumbar Pariwisata dan Budaya: membangun industri pariwisata melalui destinasi wisata berkelas internasional dan 19 destinasi wisata unggulan, di lokasi ini dilakukan penataan lingkungan kawasan wisata terintegrasi. Di lokasi ini direncanakan pembangunan sentra kuliner dan UMKM Sumbar dipadupadankan dengan dengan destinasi wisata berupa welcome area, water fountain/screen, area parkir dan terhubung ke PDIKM.

Halaman : 1 2 3

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top