Wako Fadly Amran Dampingi Wamendagri Kunjungi Lokasi Banjir Bandang

Penulis -

Rabu, 3 Desember 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Hujan deras seminggu terakhir mengubah wajah Kota Padang menjadi lautan lumpur. Salah satu yang paling parah: Komplek Griya Permata 2, Kelurahan Tabing Banda Gadang,

Kecamatan Nanggalo. Rumah-rumah nyaris tenggelam, ratusan keluarga terisolasi, dan sungai di belakang perumahan terus menggerus pondasi hunian warga.

Selasa (2/12/2025), Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya datang sendiri ke lokasi bencana terparah itu, didampingi Wali Kota Padang Fadly Amran. Bukan sekadar kunjungan protokoler, Bima langsung menyerahkan truk-truk bantuan logistik sambil berjalan menyusuri genangan air setinggi betis.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Kita tidak boleh lambat. Makanan, air bersih, obat-obatan, pakaian – semua harus sampai hari ini juga,” tegas Bima di hadapan warga yang mengungsi di tenda darurat.

Mantan Wali Kota Bogor itu tak bisa menyembunyikan kekhawatirannya saat melihat puluhan rumah yang kini hanya berjarak kurang dari dua meter dari tepi sungai yang mengamuk.

“Rumah-rumah ini sudah tidak aman lagi. Relokasi bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Pemerintah pusat siap back-up penuh,” katanya lantang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Bima bahkan membuka peluang besar  pembangunan dam permanen di hulu untuk menjinakkan banjir yang tiap tahun semakin ganas.

“Aspirasi daerah akan kami tampung 100 persen,” janjinya.

Di sisi lain, Wali Kota Fadly Amran tak henti mengucap syukur atas kehadiran pemerintah pusat.

“Pak Wamendagri datang di saat kami benar-benar membutuhkan dukungan moral dan logistik. Ini suntikan semangat luar biasa bagi kami di lapangan,” ujar Fadly sambil menunjuk tumpukan puing dan material longsor yang masih menutup akses jalan.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Bersama TNI-Polri, relawan, dan tim BPBD, Pemko Padang kini berpacu dengan waktu: membersihkan material, mendistribusikan bantuan tepat sasaran, dan memulai tahap pemulihan.

“Insya Allah, dalam waktu dekat wajah Padang akan tersenyum kembali,” tutup Fadly penuh harap.

Banjir Padang kali ini memang meninggalkan luka dalam. Tapi dengan tangan pemerintah pusat dan daerah yang kini saling gandeng erat, ada secercah cahaya di ujung terowongan gelap bagi ribuan warga yang rumahnya porak-poranda.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB