Daerah

Wakil Walikota Padang Pamit Undur Diri

Padang, Prokabar — Wakil Walikota Padang periode 2014-2019, Emzalmi pamit undur diri kepada masyarakat kota Padang, sehubungan dengan berakhirnya masa tugas beliau pada tanggal 13 Mei mendatang.

“Mohon diri untuk memasuki masa Purna Tugas dengan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas doa, dukungan, bantuan serta kerja sama yang baik selama ini dalam melaksanakan amanah sebagai Wakil Walikota Padang,” tulisnya.

Lebih lanjut dirinya juga meminta maaf atas kesalahan selama ini atas kesalahan, kekurangan atau kekhilafan baik dalam hubungan kedinasan atau pribadi.

“Sehubungan dengan bulan suci Ramdan dan juga akan memasuki hari raya Idulfitri 1440 H, kami mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,” sambungnya.

Emzalmi merupakan Wakil Wali Kota Padang yang diangkat pada tanggal 13 Mei 2014 untuk masa jabatan 2014-2019. Sebelumnya, ia adalah Sekretaris Daerah Kota Padang masa jabatan 2009-2012.

Lahir di Padang, Sumatera Barat, 28 September 1952, Emzalmi menghabiskan masa kecilnya di Kota Padang. Ia terlahir sebagai anak sulung dari 10 bersaudara dari ayah Zaini Ismail (alm) dan ibu Miar (almh). Awalnya, ia bercita-cita sebagai tentara, tetapi ia ditakdirkan menjadi seorang pegawai negeri sipil.

Emzalmi memulai karier sebagai pegawai negeri Sipil (PNS) Dinas Pekerjaan Umum Lubuk Sikaping, Pasaman. Tahun 1976, ia ditarik ke Kota Padang pada bidang Cipta Karya Dinas PU Padang. Berkat ketekunannya, ia mendapat tugas belajar ke Lembaga Politeknik PU Institut Teknologi Bandung pada jurusan planologi.

Seusai lulus sebagai sarjana muda ia dipercaya sebagai pelaksana Kampung Improvment Project (KIP) dari tahun 1980 hingga 1985. Karena dinilai sukses ia dipromosikan menjadi Kepala Dinas Tata Kota Solok (1985-1991), Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bukittinggi (1991-1994), dan Kepala Dinas Tata Kota Padang (1994-1998).

Setelah bertahun-tahun sebagai diangkat sebagai kepala dinas, ia diangkat sebagai Asisten II Sekda Kota Padang (1998-2001). Setelah itu, ia ditempatkan pada posisi Kepala Bappeda Kota Padang (2001-2009) dan akhirnya mengakhiri karier birokrat sebagai Staf Ahli Wali Kota Padang merangkap Sektetaris Daerah Kota Padang (2009-2012).

Emzalmi mencalonkan diri sebagai Wakil Walikota Padang dalam pemilihan umum yang digelar pada 30 Oktober 2013. Diikuti 10 pasang calon, Emzalmi mendampingi Mahyeldi Ansharullah menang atas 29,45% suara.

Setelah menjalani putaran kedua pada 5 Maret 2014, mereka kembali unggul dengan perolehan 50,29% suara. Pada 13 Mei 2014, Emzalmi dilantik setelah terundur-undur karena adanya Pemilihan umum legislatif Indonesia 2014. (hdp)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top