Wagub Sumbar Sambangi Pos Pengungsi di Wamena, Bagini Kondisi Perantau

Penulis -

Minggu, 29 September 2019 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, Prokabar — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mendatangi sejumlah pos pengungsian perantau Minang yang berada di Wamena Kabupaten Jayawijaya, Papua pada Minggu pagi 29 September 2019. Satu diantaranya yakni di markas Komando Distrik Militer Wamena.

Kunjungan mantan Bupati Pesisir Selatan Dua Periode ini, guna memastikan kondisi terkini dan data perantau Minang yang berada di Wamena, pasca meletusnya kerusuhan pada Senin, 23 September 2019

Selain itu, untuk menyampaikan kepedulian warga dan pemerintah Sumatera Barat, terkait persoalan tersebut. Masyarakat merasa terobati dengan kehadiran Wagub yg datang melihat langsung ke Wamena.

“Saya datang ke Wamena ini, guna memastikan kondisi masyarakat Minang yang ada disini. Sekaligus ingin mengetahui berapa jumlah masyarakat Minang di Wamena,” sebut Nasrul Abit, Minggu 29 September 2019.

Semua pihak, sebutnya ikut melakukan upaya keras untuk melindungi dan mencari solusi konkrit bagi warga asal Sumatera Barat yang bertahan disana.

Bagi perantau yg ingin ke Jayapura, Wagub sudah mengkoordinasikan dengan Danlanud Silas Papare Jayapura untuk dapat membawa para perantau ke Jayapura memggunakan pesawat hercules TNI AU. “Bagi yang ingin sementara waktu keluar dari Wamena, Pemerintah Provinsi mengupayakan itu,” tambahnya

Lebih lanjut Nasrul Abit, terkait dengan keamanan dan kenyamanan baik untuk masyarakat Minang di Wamena, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Sekretaris daerah Kabupaten Jayawijaya dan Dandim setempat.

“Kita sudah koordinasi keamanan dan kenyamanan, warga kita yang ada disini (Wamena),”ujar Nasrul Abit.

Saya juga minta kepada semua, untuk dapat saling menjaga kerukunan. Bila semua rukun, damai dan hidup saling berdampingan dan menghargai kedudukan satu sama lain, tentu tidak akan terjadi konflik. Kita semua bersaudara, dibawah bingkai NKRI,” kata Nasrul Abit.

Menurut Nasrul Abit, meski kondisi berangsur kondusif, namun berdasarkan pantauan sementara, sampai saat ini belum ada pergerakan ekonomi di Wamena. Kondisi ini menyusul, lumpuhnya objek-objek vital yang ada di Wamena. (*/rel)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB