Wagub Sumbar : Pemuda Harus Punya Soft Skill Untuk Sukses

Penulis -

Kamis, 28 Oktober 2021 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy mengatakan pemuda harus berperan aktif sebagai kekuatan moral, kontrol sosial dan agen perubahan diberbagai bidang.

Hal ini disampaikannya pada acara Magister Government Talk Serie 3 dengan tema Pemuda dan Sumatera Barat yang diadakan pada Rabu (27/10) secara hybrid dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober.

“Pemuda harus memiliki soft skill, karena 85% tingkat kesuksesan dapat diraih ketika Kita memiliki soft skill dan terus mengupgrade knowledge serta shoft skill secara terus menerus, karena faktor soft skill lebih menetukan kesuksesan dibanding hard skill,” jelas Wagub Sumbar ketika jadi keynote speaker pada acara seminar yang diadakan oleh IKAFE DPC Padang serta MM Unand ini.

Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa peran pemuda sebagai kontrol sosial, ya harus memiliki etika dan moral yang bagus dalam setiap aspek kehidupan, serta meningkatkan iman dan taqwa. Namun, yang jadi permasalahan sekarang ini adalah, pemuda maunya instan serba cepat dan mudah.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Jangan jadi pemuda yang taker atau meminta-minta, pemuda itu harus jadi pemuda yang giver atau pemberi. Pemuda itu dituntut harus memiliki kapasitas ilmu yang kuat, memiliki gagasan yang cemerlang untuk menciptakan sesuatu yang baru, serta mengabdi kepada bangsa dan negara dalam rangka NKRI”, harap Audy

Terlebih pada saat pandemi Covid ini, Saya berharap pemuda harus jadi penggerak untuk percepatan vaksinasi serta penerapa protokol kesehatan.

“Jangan sampai pemuda di Sumbar ini juga ikut termakan hoax tentang vaksin ini, malah seharusnya pemuda itu menjadi pendorong percepatan program vaksinasi di Sumatera Barat, karena pencapaian Kita baru diangka 30% lebih atau peringkat 5 dari bawah,” terang Audy

Sementara itu pembicara lainnya Abdul Muhari selaku Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi BNPB mengatkan bahwa peran pemuda di zaman covid ini, salah satunya adalah edukasi pentingnya prokes dan vaksinasi.

“Prokes itu tujuanya adalah untuk tidak terpapar dan vaksinasi tujuanya adalah jika terpapar tidak menyebabkan sesuatu yang sangat vital. Oleh karena itu, pemuda yang harus ikut berperan aktif dalam kampanye gerakan prokes dan vaksinasi ini. Misalnya dengan mengedukasi orang-orang terdekat kita untuk tidak termakan hoax bahaya vaksin, lalu mengajak orang terdekat kita untuk ikut vaksin, dan yakinkan mereka bahwa vaksin itu aman,” harap Abdul Muhari.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Fauma Depril Jumra, Cabor Atletik Peraih emas PON Papua yang jadi Guest Star pada acara seminar menyampaikan rasa bangganya setelah meraih medali emas di PON Papua.

“Ya saya bangga bisa juara tingkat nasional dan membuat harum nama Sumbar di tingkat nasional. Namun, saya berharap sarana prasarana latihan di Sumbar harus ada dan lengkap. Kalau tidak ada sarana prasarana latihan yang memadai, ya bagaimana Kita mau meraih prestasi,” ungkap dia

Lalu Fauma juga berpesan untuk pemuda Sumbar harus bekerja keras jalani pola hidup sehat dan mesti berolahraga, minmal jalan kaki selama 1 jam setiap harinya.

Pembicara lain yang ikut pada seminar ini adalah Fadly Amran Walikota Padang Panjang mengatakan bahwa pemuda harus memiliki jiwa fighting spirit, dan berkomitmen serta disiplin untuk menjadi yang tarbaik dalam segala bidang yang kita jalani.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Kita harus jadi yang terbaik disetiap lini bidang yang Kita tekuni, dan sebagai pemuda jangan malas-malasan. Serta pendidikan yang berkualitas daei dini harus diberikan, dan itu akan jadi modal dasar nanti ketika sudah muda nanti,” terang Ketua KNPI Sumbar ini

Lalu seniman Arif Malin Mudo sutradara flim Surau dan Silek menyampaikan bahwa pemuda harus banyak membaca untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.

“Dengan banyak membaca, wawasan dan ilmu kita akan bertambah dan kita sebagai pemuda memilik gizi di kepala kita,” jelas dosen ISI Padang Panjang ini

Lalu juga ada Amir Maulana Batupahat Ketua IKAFE DKI sebagai narasumber mengatakan bahwa pemuda hidup hari ini adalah untuk berbuat dimasa datang dengan belajar dari masa lalu.

Dalam acara ini PT Hayati Pratama Mandiri menyerahkan hadiah sebagai apresiasi Faumal atas prestasinya meraih medali Emas PON XX Papua kemarin.(rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB