Wagub Sumbar : Pelaku UMKM Harus Siap Sambut Pemudik

Penulis -

Rabu, 29 Mei 2019 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman Barat, Prokabar —Diperkirakan, pelaku UMKM yang ada di Sumbar akan meraup keuntungan saat libur hari raya idul fitri tahun ini, sebab jumlah perantau yang akan mudik ke kampung halaman diperkirakan mencapai satu juta orang.

“Ini kesempatan besar untuk pelaku UMKM, jadi harus siap-siap untuk memproduksi lebih jualannya,” ungkapa Wakil Gubernur Sunbar usai pelaksanaan safari Ramadan di Mesjid Nurul Ilmi, Simpang Ampek, Pasaman Barat, Selasa (28/5) malam.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Lebih lanjut ia mengatakan, besarnya pemudik yang pulang kampung akan menimbulkan dampak yang besar bukan hanya pada UMKM saja. “Tentu mereka juga akan makan dan mencari penginapan disini. Itu juga peluang lainnya untuk masyarakat Sumbar” ujarnya.

Selain itu, Nasrul juga berpesan kepada para perantau yang akan mudik menggunakan mobil pribadi atau bus untuk berhati-hati selama dalam perjalanan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Jika dengan mobil pribadi dan menggantuk jangan dipaksanakan, berhentilah terlebih dahulu untuk istirahat sejenak. Begitu juga dengan yang menggunakan bus, ingatkan supir nya jika lelah jangan dipaksakan karena beresiko besar untuk keselamatan” pesannya.

Berdasarkan sensus ekonomi 2016, jumlah UMKM di Sumbar sebanyak 593.100.

Sedangkan menurut data dari Biro Kerjasama Pembangunan dan Rantau Setdaprov Sumbar, hingga minggu kedua ramadhan, sudah ada 4 (empat) organisasi perantau yang menyatakan pulang kampung bersama dengan menggunakan 1.000 bus.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Empat organisasi perantau tersebut, yakni Sulik Air Sepakat (SAS). Khusus SAS sudah melaporkan akan pulang bersama dengan 1.000 unit mobil. Kemudian, Ikatan Keluarga Kamang Barat, Nagari Koto Aur Malintang Padang Pariaman dan Ikatan Keluarga Kamang Saiyo. (rel/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB