Waduh, Seorang Supir Pembawa Gas Elpiji Asal Pasbar Ini Meninggal Di Agam

Penulis -

Sabtu, 9 Mei 2020 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Masyarakat Jorong Gasan Kaciak, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam dikejutkan meninggal secara mendadak seorang sopir pembawa gas elpiji, di sebuah klinik Mutiara Biru, Jumat (8/5) malam. Almarhum berinisal MP (45), warga Pasaman Barat.

Hal itu dibenarkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pasaman Barat, Gina Alecia di Simpang Empat, Sabtu (9/5). MP merupakan warga Katimaha Kecamatan Pasaman Barat meninggal dunia pada Jumat (8/5) sekitar pukul 22.00 WIB ketika dari Padang hendak menuju Pasaman Barat.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Dari ciri-ciri sakitnya dicurigai mengarah ke Corona Virus Disease (COVID-19),” sebut Gina.

Kejadian Jumat sekitar pukul 21.45 WIB, MP sedang berkendaraan dari arah Padang menuju Pasaman Barat. Kemudian tiba-tiba merasa pusing dan langsung berhenti di Klinik Mutiara Biru Tiku.

Kebetulan petugas setempat memang telah menggunakan APD, melihat MP sesak nafas. Tidak lama kemudian langsung tidak sadarkan diri dan meninggal dunia. Beliau kemudian dievakuasi ke RSUD Lubuk Basung.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Melihat kondisi korban sebelum meninggal sesak nafas dan ada riwayat perjalanan dari zona merah, maka korban kita masukkan ke Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19,” jelasnya.

Saat ini korban sudah dibawa ke Pasaman Barat dan dimakamkan di Batang Lingkin, Sabtu (9/5) pagi tadi. Pemakaman berjalan aman dan lancar dengan memakai protap COVID-19. Sebelumnya, korban sendiri juga telah di-swab di RSUD Lubuk Basung sebelum dibawa ke Pasaman Barat.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Mudah-mudahan hasil swabnya cepat keluar dari Laboratorium Unand Padang,” harap Gina.

Tim GTP2 Kabupaten Pasaman Barat pun mulai melakukan tracking perjalanan kotak korban dengan warga lainnya di Pasaman Barat. “Hasil tracking kami hingga Sabtu pukul 13.00 WIB ini ada sekitar 28 warga yang kontak langsung dan tidak langsung dengan korban. Terhadap mereka akan kita lakukan tes swab,” pungkas Juru Bicara GTP2 Kabupaten Pasaman Barat tersebut. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB