Wabup Agam: Utamakan Subtansi Protokol Kesehatan, Bukan Sekedar Simbol

Penulis -

Rabu, 29 Juli 2020 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Agam terus memantau kesiapan dan penerapan Protokol Kesehatan melawan Covid-19 ke seluruh sekolah se Kabupaten Agam. Dalam kesempatan, Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria melakukan monitoring ke sejumlah sekolah di Kecamatan Tanjung Raya, Rabu (29/7).

“Dari segi kesehatan di Indonesia, secara idealnya belum layak sekolah tatap muka. Karena kondisi masih belum stabil. Indonesia belum siap dengan New Normal atau Tatanan Normal Baru karena masih saja terjadi klaster baru. Tidak sama dengan sejumlah negara tetangga atau negara maju di Eropa sana,” ungkap Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria saat menerangkan kondisi kepada kepala sekolah dan guru.

Kunjungan berkesempatan ke SMAN Cendikia, MAN 4 Agam, MTsN, SMKN 1 Tanjung Raya, SMPN 1 Tanjung Raya, SMAN 1 Tanjung Raya dan SDN 05 Maninjau.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sementara itu lanjutnya, pelajaran secara daring, terkendala tidak semua pelajar dan orang tua murid yang memiliki android. Ada android terkendala isi paket pulsa. Ditambah tidak semua daerah atau wilayah terjangkau jaringan internet. Seperti Palupuah, Palembayan, Matua, Ampek Nagari dan Malalak.

“Di sisi lain, Kontrol pada anak akan semakin berat saat pemanfaatan android. Akan ada dampak negatif jika pengawasan pemakaian android berjaringan internet. Seperti sedang maraknya game online, video tidak pantas atau hal-hal yang merusak etika dan moralitas anak nantinya,” terang Wakil Bupati Agam.

Monitoring terdiri empat tim Pemkab Agam ini bertujuan untuk melihat langsung sejauh mama kesiapan seluruh sekolah melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM) Tatap Muka. “Seperti apa kesiapan sekolah untuk melaksanakan PBM Tatap Muka sesuai kepatuhannya pada Protokol Kesehatan melawan Covid-19,” imbuhnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Standarnya adalah penyediaan pengukuran suhu tubuh sebelum masuk dengan Thermo Gun, penyedian tempat mencuci tangan dengan air yang mengalir, seluruh pelajar, guru dan perangkat sekolah lainnya wajib memakai masker. Jaga jarak dan tidak berkumpul-kumpul.

“Membiasakan hal yang baik itu awalnya memang sulit. Namun ketika telah berjalan dengan baik, akan menjadi kebiasaan yang memberi dampak positif pada kesehatan hingga masa – masa akan datang. Tidak ada orang meninggal karena Covid-19, namun memicu penyakit atau komplikasi yang ada. Sehingga pasien yang terpapar mengidap penyakit dalam, akan semakin menderita hingga menyebabkan kematian,” imbuhnya.

Kondisi memang sangat berlawanan antara kondisi kesehatan dengan persoalan dunia pendidikan serta persoalan ekonomi. Akan tetapi memang harus ada solusi dan titik tengahnya. “Jika kita terus memaksakan tetap berdiam di rumah, akan berdampak buruk
pada pendidikan generasi atau anak didik. Ditambah kondisi ekonomi bisa down,” tuturnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Oleh sebab itu, terang Wakil Bupati Agam, seluruh satuan pendidikan harus terpadu benar-benar menjalankan protokol kesehatan. Terutama petugas pemeriksaan termogan dari penjaga atau security sekolah. Bantuan semua pihak baik dari guru, orang tua murid, pemerintah kecamatan, nagari, kepolisian dan seluruh tokoh masyarakat juga sangat diharapkan.

“Biarlah kita dikatakan nyiyir dalam penegasan melaksanakan Protokol Kesehatan ini. Ketimbang terjadi ledakan klaster baru yang lebih parah. Membiasakan dan Membangun kebiasaan itu kuncinya. Lebih penting dan utama pada substansinya, bukan sekedar imbauan atau sosialisasi protokol kesehatan semata. Melainkan penerapan dan konsistansi penerapan Taranak Normal Baru,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB