Wabah Covid-19, Ki Kusumo Ajak Masyarakat Lakukan Hal Ini

Penulis -

Sabtu, 21 Maret 2020 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Peristiwa wabah penyakit corona (Covid-19) yang melanda Negeri mengusik ketenangan Ki Kusumo.

Konsultan supranatural ini menuliskan renungannya dan dibagikan kepada awak media tentang apa yang terjadi.

“Kita dulu mungkin pernah mendengar tentang SARS, Flu Burung, Lumpuh Layu, dan lain-lain,  yang kelihatannya sempat menjadi Epidemi. Belum lagi ada beberapa peristiwa-peristiwa lain yang membuat takut dan terjadi secara cepat dan sporadis.  Seperti bencana alam dan sebagainya. Jika dalam kepercayaan kami, orang Jawa pasti ingat dengan yang namanya peristiwa Betara Kala,” tulis Ki Kusumo.

Betara Kala jika secara harfiah diartikan sebagai Dewa Kala, sebuah simbol yang jika sudah waktunya siapapun akan dibinasakan, jika sudah ada tandanya siapapun tak akan bisa melawannya.

“Ini mungkin cerita pewayangan yang sudah mendarah daging, menyangkut sesuatu yang berkaitan dengan keselamatan manusia. Apabila seseorang sudah waktunya seseorang meninggalkan dunia fana, maka pada saat itu pula Batara Kala akan menjemputnya,” sambung Ki Kusumo.

Ada namanya orang saat yang beruntung dan orang saat yang tidak beruntung, tapi ada satu kepercayaan lain yang menyatakan bahwa alam ini perlu diseimbangkan.

“Saya melihat ini lebih kepada sebuah peristiwa yang orang Jawa menyebutnya dengan nama PAGEBLUG, yaitu sebuah peristiwa ledakan, sebuah cerita tentang kesialan, sebuah wabah, sebuah penyakit yang menyerang secara sporadis pada setiap manusia seluruh dunia yang sebenarnya dikendalikan oleh makhluk-makhluk tak kasat mata,” ujarnya.

Ki Kusumo menyebut alam sedang menyeimbangkan tubuh, sistem karena kerusakan yang dilakukan manusia.

“Diambil pohonnya, diambil sumber daya alam, dan lain sebagainya. Sehingga terjadi gempa, longsor dan sebagainya. Karena ketidak seimbangan, terjadilah di mana sisitem bumi akhirnya sudah tidak seimbang.  Hingga akhirnya bumi pun secara alami melakukan sebuah prosesnya,” jelasnya.

Terkait dengan wabah Covid-19, Ki Kusumo mengajak semua masyarakat agar menjaga keseimbangan alam dan ingat akan Tuhan.

“Jangan pernah lupakan Tuhan, jangan pernah lupakan bahwa di alam nyata ada alam tidak nyata, bahwa kita hidup berdampingan. Semua harus saling menghargai, mentoleransi sehingga keseimbangan alam itu terjadi,” ucap Ki Kusumo mengingatkan.

“Ini adalah PAGEBLUG yang akan kita sikapi. Ayo kita lakukan sebuah proses ritual keheningan jiwa, kita mengingat bahwa kita ini siapa dan berasal dari mana. Kita bagaimana dan harus apa?,” serunya.

Di akhir tulisannya, Ki Kusumo menginginkan semua orang termasuk pemerintah melakukan tindakan kebudayaan masa lampau.

“Saya mengajak seluruh warga masyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk juga sama-sama agar kita bisa berdoa bersama, kita melakukan sesuatu yang berkaitan dengan spiritual. Ingat bahwa kita punya Tuhan,!” pungkas Ki Kusumo. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Kisah Penuh Konflik, Para Bintang Wajah Cinta Yang Lain Ungkap Pengalaman Tak Terlupakan
‘Istiqomah Cinta’ Kian Memikat, Para Pemain Beberkan Hubungan Antar Karakter
Chemistry Kakak-Adik, Oliver dan William Roberts Bikin Asmara Gen Z Makin Seru
“Jejak Duka Diandra”, Sinetron Terbaru SCTV Hadirkan Romansa Kelam Rio Dewanto dan Michelle Ziudith
Kisah Aluna dan Galaxy di Sinetron SCTV “Cinta Sedalam Rindu” Kian Menguras Emosi Pemirsa
Sinetron Baru SCTV “Beri Cinta Waktu” Hadirkan Chemistry Manis Rayn Wijaya, Adhisty Zara, dan Yesaya
Harris Vriza & Febby Rastanty Ceritakan Chemistry di Sinetron SCTV “Cinta di Bawah Tangan”
Pemain Sinetron Cinta Sedalam Rindu SCTV Bagikan Pengalaman Syuting

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:37 WIB

Di Balik Kisah Penuh Konflik, Para Bintang Wajah Cinta Yang Lain Ungkap Pengalaman Tak Terlupakan

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:11 WIB

‘Istiqomah Cinta’ Kian Memikat, Para Pemain Beberkan Hubungan Antar Karakter

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:26 WIB

Chemistry Kakak-Adik, Oliver dan William Roberts Bikin Asmara Gen Z Makin Seru

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:14 WIB

“Jejak Duka Diandra”, Sinetron Terbaru SCTV Hadirkan Romansa Kelam Rio Dewanto dan Michelle Ziudith

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:03 WIB

Kisah Aluna dan Galaxy di Sinetron SCTV “Cinta Sedalam Rindu” Kian Menguras Emosi Pemirsa

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB