W20 Sebagai Engagement Group Pertama Serahkan Komunike Kepada G20 Presidensi Indonesia

Penulis -

Kamis, 21 Juli 2022 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Prokabar – Penyerahan komunike kepada Group of Twenty (G20) Presidensi Indonesia hari ini, Kamis (21/07) sekaligus menandai penutupan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Women20 (W20 Summit) di Simalungun, Danau Toba, Sumatera Utara yang berlangsung sejak 19 Juli 2022.

Co-Sherpa G20 Presidensi Indonesia, Raden Edi Prio Pambudi menerima komunike ini untuk seterusnya diajukan ke KTT G20 mendatang.

Pertemuan di Toba ini juga sekaligus menandai lahirnya “Toba Track”, sebagai komitmen dari W20 untuk memberikan aksi nyata dalam pemberdayaan perempuan. W20 menjadi engagement group pertama yang menyelesaikan komunike sekaligus menggelar KTT di Toba, Sumatera Utara.

Mewakili Presiden Republik Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, menyampaikan atas nama Presiden Joko Widodo,  menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam Women20.

“Pemerintah juga menyambut hangat semua delegasi yang telah menyelesaikan komunike W20 pada KTT W20 di Danau Toba.” terangnya.

Pada KTT 2014 di Brisbane, yang didukung dengan pembentukan Women 20 (W20) selama kepresidenan Turki pada tahun 2015, para pemimpin G20 berkomitmen dan menargetkan untuk mengurangi kesenjangan gender dalam partisipasi angkatan kerja sebesar 25 persen pada tahun 2025.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Mengacu kepada komitmen tersebut, maka melalui Kepresidenan 2022 ini, Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk fokus pada penyampaian. Di pucuk pimpinan forum ekonomi utama dunia, pemerintah ingin melihat hasil nyata dalam pemberdayaan ekonomi perempuan.

Kepresidenan tahun ini telah mengidentifikasi dua prioritas utama untuk pemberdayaan perempuan, yang bertujuan untuk menciptakan nilai tambah ekonomi dan memberdayakan perempuan dalam ekonomi baru.

Pertama, mendukung UMKM milik perempuan untuk berpartisipasi penuh dalam transformasi ekonomi berbasis digital yang inklusif. Kedua, berinvestasi dalam keterampilan digital dan STEM perempuan dan anak perempuan untuk berpartisipasi di semua sektor ekonomi.

“Saya optimis melihat ada sinergi yang kuat di antara negara-negara anggota G20 dengan W20 sebagai salah satu engagement group, terutama dalam hal berbagi solusi dan program kerja dalam mencapai strategi global yang lebih inklusif dan tangguh. Kita berharap W20 dapat melanjutkan komitmen dan rencana kerjanya. Kita pun menantikan untuk melihat hasil di masa depan, khususnya yang berkaitan dengan komunike W20. Saya percaya bahwa komunike W20 akan menambah wawasan bagi KTT G20 dan meningkatkan pendekatan Indonesia untuk mendorong pemberdayaan perempuan dalam agenda G20”, jelas Airlangga lebih jauh.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Dalam sambutan penutupan KTT W20, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga, menjabarkan bahwa sejak tahun 2021, banyak upaya yang telah dilakukan untuk percepatan pemulihan dari dampak pandemi.

Meskipun secara global menunjukkan adanya perbaikan ke arah yang positif, namun kita perlu menyadari bahwa hingga saat ini tingkat pemulihan ekonomi belum merata antar negara anggota G20, termasuk antar gender sendiri.

“Oleh karena itu, G20 Presidensi Indonesia kali ini harus dapat memastikan bahwa lensa gender diterapkan pada agenda pemulihan ekonomi global untuk mengatasi penanganan dampak yang tidak proporsional terhadap perempuan. Kita harus memastikan bahwa pemulihan ekonomi global juga harus memperhatikan kesetaraan gender.” terangnya.

“Kami yakin bahwa hasil dari KTT ini akan semakin memperdalam pemikiran dan pemahaman kita tentang pentingnya kesetaraan gender dalam pemulihan ekonomi global. Kita juga berharap seluruh sistem perekonomian saat ini dan yang akan datang dapat mengarah pada perbaikan kebijakan dan regulasi, khususnya dalam meningkatkan partisipasi perempuan dalam perekonomian melalui UMKM milik perempuan”, jelas Bintang lebih jauh.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Sementara itu, dalam sambutannya, Chair W20 Indonesia, Hadriani Uli Silalahi menyampaikan bahwa W20 adalah engagement group pertama dari Sherpa Track dan Finance Track G20 Presidensi Indonesia yang mengadakan KTT bersamaan dengan selesainya komunike.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa perempuan berperan penting dan akan terus berada di garda terdepan untuk perubahan yang lebih baik. Tidak berhenti di sini, W20 akan terus berjuang untuk memastikan pemberdayaan perempuan berada pada fokus utama.” ungkapnya.

Melanjutkan pesan tersebut, Co-Chair W20 Indonesia, Dian Siswarini, sepakat bahwa komunike W20 hanyalah salah satu dari banyak langkah yang harus ditempuh untuk mencapai kesetaraan gender. Ke depannya, W20 akan terus berupaya untuk mendorong pelaksanaan rekomendasi ini, memantau kemajuan dan memastikan dampak yang nyata.

“Salah satu hal yang ingin kami fokuskan adalah meluncurkan “Toba Track”, yaitu rangkaian aksi nyata yang perlu ditindaklanjuti hingga 2030 mendatang. Untuk mengingatkan kita, hal ini selaras dengan Brisbane Goals. Untuk itu, menambahkan pesan Chair W20 Indonesia, saya ingin mengajak seluruh peserta yang terlibat untuk terus bekerjasama dan berkolaborasi dalam melanjutkan upaya yang telah kita bangun bersama”, jelas Dian lebih jauh. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB