Daerah

Vaksinasi rendah, Safari Ramadan Jadi Ajang Sosialisasi 

Dibaca : 145

Padang, Prokabar – Masih rendahnya jumlah warga yang melakukan vaksinasi, membuat sosialisasi perlu gencar dilakukan.

Salah satunya memanfaatkan safari Ramadan yang dilakukan Walikota Padang Hendri Septa,seperti yang dilakukan dokter puskesmas bungus Senin (26/4) malam.

Yuli rilda, dokter puskesmas Bungus menjelaskan di hadapan jamaah Masjid Raya Nagari Bungus Kelurahan Bungus Timur.

“Bapak-ibu kami harapkan untuk tidak mempercayai informasi yang tidak benar seputar Vaksin. Vaksin Sinovac yang saat ini digunakan, merupakan vaksin yang sama untuk semua orang, mulai dari pejabat sampai warga. Efeknya pun cuma hanya mengantuk. Tidak ada efek yang lain.” Sebut dokter yuli, sekaligus menjawab salah satu pertanyaan warga, apakah sama vaksin yang digunakan untuk pejabat dengan vaksin bagi warga biasa.

Lebih lanjut, dokter Yuli juga menambahkan, bahwa vaksin yang saat ini digunakan berlaku hingga enam bulan, sejak tiba januari lalu.

Nantinya, pengganti vaksin sinovac adalah vaksin gotong royong atau vaksin lainnya yang memang memiliki kualitas sama bahkan lebih baik dari vaksin hari ini. Ini semua diciptakan demi mengantisipasi penyebaran covid-19.

Sementara itu camat bungus teluk kabuang Harnoldi mengakui, saat ini masih rendah. “Pencapaian vaksinasi lansia baru lima persen dari target dua ribu. Yang sudah delapan puluh lima persen, adalah vaksin untuk untuk asn dan tenaga kesehatan,” sebut Camat yang baru dilantik ini

Safari ditutup dengan tausiyah agama oleh ustad sefrinaldi, setelah sebelumnya juga diberikan secara simbolis hibah sebesar 15 juta rupiah untuk pembangunan Masjid Raya Nagari Bungus yang diberikan oleh walikota yang diwakili oleh Kadis damkar Dedi Henidal dan Kadispora Padang Mursalim.(adh)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top