Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

USR Baiturrahmah Di Sungai Batang, Berdampak Positif Pada Masyarakat

Dibaca : 165

Sungai Batang, Prokabar — Sekitar 700 orang mahasiswa Universitas Baiturahmah (UNBRAH) yang melaksanakan USR ke 4 di 2020 ini, sukses terlaksana di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Kegiatan empat hari dan menginap di rumah penduduk itu disambut baik Pemerintah Kabupaten Agam, Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya beserta Kenagarian Sungai Batang dan masyarakatnya.

Peserta Program USR (Universitas Society Responsibility) Baiturrahmah itu meleburkan dalam kehidupan masyarakat. Human interes terasa kental karena mahasiswa menginap dan menjalani keseharian selama empat hari di rumah penduduk. “Mahasiswa itu ‘bainduak samang’ kepada pemilik rumah. Artinya, mereka harus patuh dan santun, seperti ia tinggal dengan orang tua mereka sendiri,” ungkap Camat Tanjung Raya, Handria Asmi disela-sela kesibukannya melayani tamu istimewa tersebut, Sabtu siang (22/2).

Kegiatan perdana dimulai goro massal setelah semalam istirahat dan sampai Kamis siang di Sungai Batang. Goro mencat dinding pondasi di Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka, goro Jenjang Batu Karak, salah satu situs lama, goro di sepanjang jalan menuju Makam Syekh Muhammad Amrullah dan Goro di lokasi titik penting lainnya.

“Pengabdian ke tengah masyarakat Kampung Buya Hamka ini jelas berdampak positif kepada masyarakat setempat. Terutama memacu semangat persatuan dan bergotong royong antara mahasiswa dengan masyarakat,” tuturnya.

Fitra Katik Rajo Mudo, salah satu pemuda sekaligus tokoh masyarakat mengatakan aktifitas mahasiswa sangat mencerahkan kampung halaman Buya Hamka. Memberi kebanggan dan keakrapan antara Universitas Baiturrahmah dengan masyarakat Sungai Batang.

Katik berharap program tersebut terus berlanjut tiap tahunnya. Karena memotivasi semangat gotong royong dan kepedulian pada sesama.

Erwanda Sutan Sari Endah salah satu pedagang pasar sungau batang mengatakan kondisi ramai meningkatkan jual beli. Kalau bisa selalu ramai terus sehingga perekonomian masyarakat dan pedagang turut meningkat.

Selain berjualan nasi goreng, mie rebus dan minuman di kedai, Bapak muda ini juga jadi tuan rumah di penginapan mahasiswa. Penyediaan catering atau makan untuk tamu itu disediakan langsung dari pihak pemilik rumah.

Pedagang paling menonjol laris adalah pedagang sate. Rata-rata pengunjung sangat banyak menggemari sate khas Danau Maninjau ini. Makanan paling disasar pengunjung saat acara besar itu berlangsung. Dan dipastikan omsetnya meningkat tiga kali lipat, dibuktikan sering cepat habis sebelum di waktu biasanya berjualan.

Adnan Syamsir Ali salah seorang mahasiswa UNBRAH menambahkan program tersebut sangat penting diikuti dengan baik. Karena akan menambah pengalaman selama kegiatan. Seperti pengalaman menjalin komunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat, yang belum dikenal sebelumnya.

“Percuma ilmu pengetahuan luas, didapat di kampus tapi tidak mampu mengaplikasikannya dengan ke tengah masyarakat. Karena ilmu pengetahuan itu memang untuk orang banyak, bukan untuk diri sendiri,” paparnya kepada Prokabar.com.

Selain itu, dampak postif pada mahasiswa yang mengikuti Program USR, juga jelas meningkatkan kepekaan mahasiswa terhadap jiwa sosial dan etika pada bermasyarakat.

Program USR Baiturahmah tersebut diharapkan mempererat jalinan silahturahmi antara UNBRAH dengan masyarakat Sungai Batang. Sehingga Kampung Halaman Buya Hamka tersebut semakin maju. Transfer ilmu kepada masyarakat akan meningkatkan SDM nantinya. (rud)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top