Jakarta, Prokabar – Momen yang ditunggu pianis muda berbakat Jonathan Kuo telah berlangsung di Balai Resital Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (25/6) kemarin.
Dihadapan penikmat musik klasik, Jonathan selama dua jam lamanya menyuguhkan delapan karya pianis kenamaan seperti, Bach, Beethoven (2 karya), Schubert, Schumann, Debussy, Prokofiev dan Chopin.
Selama pertunjukan berlangsung, Jonathan begitu memesona. Fokus memainkan tuts piano dan pembawaannya begitu tenang. Ketika ditanya bagaimana cara mengatur emosi saat membawakan piano klasik, Jonathan mengaku sulit pada awalnya.

“Sebenarnya ini sangat susah terus dilatih terus menerus. Emosinya selalu tegang tapi harus dihadapkan dengan lagu yang ceria. Jadi bertentangan, itu yang buat sulit,” aku Jonathan pada Prokabar.com usai pertunjukan.
Dari semua karya yang dibawakan, Jonathan mengaku tidak ada yang mudah. Setiap lagu, pria berusia 16 tahun ini merasakan tingkat kesulitan yang berbeda.
Namun dari kesulitan itu, Jonathan melewatinya dengan sempurna. Bahkan di akhir pertunjukan, Jonathan mendapat pujian dari tamu undangan. Jonathan mengaku lega dan akan melanjutkan rencana kedepannya.
“Setelah resital solo ini saya harus lebih bagus lagi. Karena saya percaya banyak musisi di dunia yang hebat jadi saya ingin menjadi lebih baik lagi,” ujar pria kelahiran 21 September 2002 ini.
Meski lancar dalam menunjukan kemampuan bermain pianonya, Jonathan merasa harus ada perbaikan. “Ada beberapa yang harus diperbaiki misalnya harus bisa konsentrasi lagi hingga akhir. Detail harus lebih diperhatikan lagi dan tidak berhenti berlatih,” aku Jonathan.
Jonathan pun mengucapkan banyak terimakasih pada orangtuanya serta guru yang selalu mendukungnya. “Terimakasih oadansemua keluarga, mami, daddy, guru (Iswargia) dan juga teman-teman yang terus mendukung saya,” pungkasnya. (beb)
















