Kriminal

Usai Nyabu Di Toilet, Aktor Rio Reifan Ditangkap Polisi

Jakarta, Prokabar — Hari ini Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengungkap kronologi penangkapan Rio Reifan terkait penggunaan narkoba.

Penangkapan tersebut menjadi kali ketiga bagi aktor berdarah Minang-Pakistan ini berurusan dengan polisi.

Seperti yang dijelaskan Kanit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, penangkapan Rio Reifan berdasar pada laporan masyarakat.

Sesuai laporan, Rio kerap melakukan transaksi narkoba di bilangan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.

Polisi lantas meringkus Rio di rumahnya di kawasan Pondok Gede, Bekasi, Rabu (13/8) lalu. Tak disangka, Rio justru baru saja menggunakan narkoba di dalam toilet kamarnya.

“Saat itu tersangka sedang menggunakan, dan baru menggunakan di kamar mandi toilet, di dalam kamarnya,” kata Calvijn dihadapan awak media.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan narkotika jenis sabu seberat 0,0129 gram. Selain itu polisi juga menyita, satu buah pipet kaca, satu set alat hisap sabu kemasan teh kotak, dua buah sedotan dan dua buah korek gas serta satu unit HP dan simcard.

Sesuai pengakuan Rio, narkotika jenis sabu tersebut didapat dari seseorang berinisial B (kini masih buron).

“Tersangka RR membeli paket sabu seharga 350 ribu rupiah, lokasi transaksi di depan salah satu SPBU di bilangan Cibubur,” kata Calvijn.

Rio dikenakan pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 127 huruf a Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit satu miliar rupiah dan paling banyak 10 miliar.

Sebelumnya, Rio Reifan pernah ditangkap pada 2015 dan divonis 1 tahun 2 bulan, hingga bebas pada 2016.
Kemudian kembali ditangkap pada tahun 2017 atas kepemilikan sabu dan bebas pada tahun 2018 lalu.
Setelah menjalani hukuman sejak Agustus 2017, Rio saat itu mengaku kapok lantaran sudah dua kali mendekam di penjara. (beb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top