Usai Dikonversi, BPCB Serahkan Koleksi Istano Pagaruyung

Penulis -

Kamis, 30 Desember 2021 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumbar, Riau dan Kepri serahkan koleksi Istano Pagaruyung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar, Kamis (30/12). Koleksi Istano pagaruyung yang diserahkan itu, setelah dilakukan konservasi penyelamatan pasca kebakaran 2007 silam.

Adapun barang barang yang diserahkan sebanyak 93 item, mulai dari lukisan Sultan Alam Bagagarsyah, Keris, Tembikar, senjata tradisional, wadah tanah liat, keramik, wadah sirih pinang, diduga stempel kerajaan, senapan, asesoris istano dan berbagai jenis koleksi lainnya.

Seluruh barang barang tersebut untuk sementara disimpan di gedung TIC di lingkungan Istano Pagaruyung.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kabid Kebudayaan Tanah Datar, Muklis Abrar menyampaikan jika pasca kebakaran 2007 silam, seluruh koleksi dikonservasi oleh BPCB.

” kita menyusun dan mengkoleksi kembali koleksi istano pagaruyuang yang sejak 2007 kita titipkan kepada BPCB. Koleksi ini kita titipkan disana sejak terjadi kebakaran Istano,” ungkap Muchlis saat ditemui usai pnyerahan koleksi oleh BPCB.

Muklis Abrar mengatakan, jika koleksi itu dibawa kembali ke Istano Pagaruyung setelah dikonservasi oleh BPCB dengan anggaran dana Dana Alokasi Khusus (DAK).

Dengan dikembalikannya koleksi Istano Pagaruyung kepada pemerintah kabupaten Tanah Datar, ia berharap seluruh koleksi dapat diletakan kembali ke dalam Istano. Pasalnya, tempat saat ini sangat tidak reprsentatif dan layak untuk sebuah koleksi yang berarti bagi masyarakat Minangkabau.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kami berharap koleksi ini dapat diletakan kembali di Istano Pagaruyung, sehingga bisa menjadi bahan edukasi atau pembelajaran bagi pengunjung,” tambahnya.

Sementara itu, pamong budaya muda BPCB Sumbar Riau Kepri menyampaikan jika seluruh koleksi mulai dikonservasi pada tahun 2014 silam. Namun karena beberapa kali penundaan penyerahan, maka konservasi sempat dilakukan sebanyak dua kali.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

” koleksi istano Pagaruyung ini sudah kita konservasi atau treament pasca kebakaran 2007. Beberapa koleksi ini kita lihat bahannya beda beda. Ada yang dari keramik, logam, kayu. Cuma treatmentnya berbeda beda,” ungkap Aswar Sutriat.

Ia melanjutkan, mayoritas benda yang diselamatkan dan titipkan di BPCB itu rata rata dalam kondisi hitam karena terbakar dan sebagian pecah.

” seluruhnya kita konservsi dengan alat dan bahan tertentu. Seperti logam, kita gunakan dengan jeruk nipis dan asam nitrat, dan untuk bena lain dengan bahan khusus lainnya,” tutupnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB