Upaya Batik Sampan di Pariaman untuk Tetap Eksis

Penulis -

Minggu, 27 September 2020 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar — Berbekal semangat sepulang dari kampung Pengrajin Batik di Desa Sungai Kasai mulai menapaki dunia usahanya di Kota Pariaman.

Melalui bantuan Dinas Perindagkop dan UKM Kelompok Perajin Batik Pesona Minang mulai eksis dengan diikutkan berbagai pelatihan membatik secara profesional namun tetap mempertahankan ciri khas batik lokal yaitu Batik Sampan yang telah ada sejak tahun 1946 di Dusun Sampan desa Pungguang Ladiang

Kelompok Pembatik Pesona Minang menggunakan Motif Batik bervariasi seperti, bentuk sampan, tabuik, makanan sala, tanaman kelapa sesuai permintaan.

“Berkat promosi dukungan Perindagkop dan UKM Kota Pariaman Batik Sampan ini sudah dibeli konsumen dari Pariaman dan sekitarnya bahkan sampai ke Pasaman, Medan, Palembang, Jakarta serta Bandung,” ujar Rahmayeni, salah seorang anggota Kelompok Pembatik Pesona Minang dilansir dari MC Pariaman, Minggu (27/8).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Adapun mengenai harga produk berfariasi tergantung motif, Jenis kain, dan Bahan pewarnaan. Rentang harganya berkisar Rp200.000 – 350.000 per 2 meter dengan pewarna sintetis, sedangkan harga Rp285.000 – 450.000 dengan pewarna alam, terangnya.

Selain Kelompok Perajin Batik Pesona Minang juga ada Kelompok pengrajin Batik Tiga Diva Batik yang beranggota 30 orang.Dimana spesifikasi karyanya membuat Jenis Batik tulis menggunakan pewarna sintetis.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Adapun Rentang harga berkisar Rp300.000 – 450.000 dengan panjang kain 2 sampai 3 meter.

Dewi salah satu pengrajin, di Rumah Tiga Diva Batik menambahkan, produk batik yang dihasilkan lebih kurang 30 helai dalam sebulan dan saat ini sasaran pasar masih di sekitar Kota Pariaman.

Sementara Itu ditempat terpisah, Kepala Desa Hendri Saputra yang mendukung program pemko di bawah naungan Perindagkop dan UKM mengatakan pihaknya siap mensupport kelompok pengrajin Batik desa setempat.

Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman, Gusniyeti Zaunit, mengatakan, pihaknya akan terus memantau perkembangan perajin dan selalu Siap pula membantu Pemasaran produk Batik tersebut.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Saat ini kita masih melangsungkan pelatihan tentang Pemasaran Produk UKM secara Online dalam kegiatan pembinaan dan peningkatan kapasitas Koperasi dan UKM (DAK) 2020 yang di prakarsai Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman.

Pembinaan tersebut, berlangsun di gedung Saiyo Sakato Padang Pariaman, dengan menghadirkan pemateri Gadih Manajemen dengan sasaran para perajin menjadi profesional dalam mengembangkan usahanya.

“Sehingga kota pariaman sebuah kota wisata, perdagangan dan jasa yang religius bisa memberdayakan 7839 UMKM di Kota Pariaman,” ujar Gusniyeti Zaunit. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB