Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Upaya Batik Sampan di Pariaman untuk Tetap Eksis

Dibaca : 81

Pariaman, Prokabar — Berbekal semangat sepulang dari kampung Pengrajin Batik di Desa Sungai Kasai mulai menapaki dunia usahanya di Kota Pariaman.

Melalui bantuan Dinas Perindagkop dan UKM Kelompok Perajin Batik Pesona Minang mulai eksis dengan diikutkan berbagai pelatihan membatik secara profesional namun tetap mempertahankan ciri khas batik lokal yaitu Batik Sampan yang telah ada sejak tahun 1946 di Dusun Sampan desa Pungguang Ladiang

Kelompok Pembatik Pesona Minang menggunakan Motif Batik bervariasi seperti, bentuk sampan, tabuik, makanan sala, tanaman kelapa sesuai permintaan.

“Berkat promosi dukungan Perindagkop dan UKM Kota Pariaman Batik Sampan ini sudah dibeli konsumen dari Pariaman dan sekitarnya bahkan sampai ke Pasaman, Medan, Palembang, Jakarta serta Bandung,” ujar Rahmayeni, salah seorang anggota Kelompok Pembatik Pesona Minang dilansir dari MC Pariaman, Minggu (27/8).

Adapun mengenai harga produk berfariasi tergantung motif, Jenis kain, dan Bahan pewarnaan. Rentang harganya berkisar Rp200.000 – 350.000 per 2 meter dengan pewarna sintetis, sedangkan harga Rp285.000 – 450.000 dengan pewarna alam, terangnya.

Selain Kelompok Perajin Batik Pesona Minang juga ada Kelompok pengrajin Batik Tiga Diva Batik yang beranggota 30 orang.Dimana spesifikasi karyanya membuat Jenis Batik tulis menggunakan pewarna sintetis.

Adapun Rentang harga berkisar Rp300.000 – 450.000 dengan panjang kain 2 sampai 3 meter.

Dewi salah satu pengrajin, di Rumah Tiga Diva Batik menambahkan, produk batik yang dihasilkan lebih kurang 30 helai dalam sebulan dan saat ini sasaran pasar masih di sekitar Kota Pariaman.

Sementara Itu ditempat terpisah, Kepala Desa Hendri Saputra yang mendukung program pemko di bawah naungan Perindagkop dan UKM mengatakan pihaknya siap mensupport kelompok pengrajin Batik desa setempat.

Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman, Gusniyeti Zaunit, mengatakan, pihaknya akan terus memantau perkembangan perajin dan selalu Siap pula membantu Pemasaran produk Batik tersebut.

Saat ini kita masih melangsungkan pelatihan tentang Pemasaran Produk UKM secara Online dalam kegiatan pembinaan dan peningkatan kapasitas Koperasi dan UKM (DAK) 2020 yang di prakarsai Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman.

Pembinaan tersebut, berlangsun di gedung Saiyo Sakato Padang Pariaman, dengan menghadirkan pemateri Gadih Manajemen dengan sasaran para perajin menjadi profesional dalam mengembangkan usahanya.

“Sehingga kota pariaman sebuah kota wisata, perdagangan dan jasa yang religius bisa memberdayakan 7839 UMKM di Kota Pariaman,” ujar Gusniyeti Zaunit. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top