Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Untuk Pilkada 2020, KPU Kabupaten Solok Minta Rp32 Miliar

Dibaca : 887

Solok, Prokabar – Untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok mengajukan anggaran sebesar Rp32 miliar.

Ketua KPU Kabupaten Solok, Gadis, anggaran tersebut nantinya akan banyak terserap untuk honor panitia penyelenggara adhoc baik di tingkat kecamatan, nagari dan hingga TPS.

“Termasuk juga untuk pengadaan logistik pemilu berupa bilik suara dan kotak suara serta kelengkapan pemilu lainnya,” sebut Gadis didampingi komisioner KPU Kabupaten Solok lainnya, Kamis (29/8).

Menurutnya, anggaran sebesar Rp32 miliar tersebut merupakan hasil pembahasan seluruh anggota KPU kabupaten Solok, sekretaris KPU dan juga pihak terkait lainnya. Dan sudah diajukan kepada pemerintah daerah.

“Anggarannya sudah diajukan ke Bupati melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), untuk realisasinya nanti kita tunggu pengesahan Rancangan Anggaran dan Pendapatan Daerah (APBD) tahun 2020 mendatang,” sebutnya.

Dibanding pada Pilkada 2015 lalu, jumlah anggaran yang diajukan cukup besar, dimana tahun 2015, KPU mengajukan anggaran sekitar Rp24 miliar namun realisasinya hanya sekitar Rp17 miliar. “Kita juga mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga logistik pemilu,” terangnya.

Untuk Pilkada 2020, Pihak KPU Kabupaten Solok merancang lebih kurang 969 Tempat Pemungutan suara. Jumlah itu lebih sedikit dibanding jumlah TPS pada pemilu serentak tahun 2019 dimana jumlah TPS mencapai 1315.

Sementara untuk jumlah panitia Adhoc tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan pemilu serentak, dimana ditingkat kecamatan bakal diisi 5 orang PPK, tingkat nagari diisi oleh 3 orang PPS dan tingkat TPS diisi oleh 7 orang KPPS. Total Panitia adhoc mencapai 7.075 orang.(*/mbb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top