Padang, Prokabar.com – Universitas Negeri Padang (UNP) masuk lima besar universitas terbaik di Indonesia versi Scimago Institutions Rankings (SIR).
Scimago merilis urutan 60 universitas dan institut terbaik di Indonesia.
Peringkat pertama masih pada Universitas Indonesia (UI). Pada skala dunia, UI berada pada urutan 651.
Di posisi kedua ada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati dengan peringkat dunia 689.
Baca Juga:
- PNS Tersangkut Kasus Jual Beli Vaksin Covid Terancam Pemecatan
- Objek Wisata Mulai Buka, Satgas Covid-19 di Pasaman Barat Siaga Penyebaran Virus
- Meledak Lagi, Hari Ini 17 Orang Warga Pasaman Barat Dilaporkan Positif Corona
Melihat urutan dunia, UI mendominasi seluruh universitas dan institut yang ada di Indonesia.
Pada urutan ketiga Universitas Hasanuddin atau Unhas yang berada di Makassar, Sulawesi Selatan.
Unhas berada di posisi 659 pada ranking dunia atau berselisih 6 tangga dari UIN Sunan Gunung Djati.
Urutan kelima Indonesia, ada Universitas Gajah Mada dengan ranking dunia 697.
Sementara yang kelima adalah UNP dengan ranking dunia 702 atau berselisih 5 tangga dari Gajah Mada.
UNP Jegal Peringkat Unand
Universitas Andalas yang sempat berada di atas UNP pada tahun lalu kini turun peringkat.
Universitas Andalas atau Unand berada di peringkat 33 untuk ranking Indonesia.
Sedangkan peringkat dunia Unand berada pada posisi 778 atau tertinggal 76 anak tangga dari UNP.
Alumni UNP Khairul Jasmi sangat bangga dengan naiknya posisi UNP menjadi universitas kelima terbaik di Indonesia.
Baca Juga Bolabeten.com
- Sudah 24 pemain, dua slot tersisa untuk pemain asing Semen Padang FC
- Semen Padang FC takluk dari Dewa United di Putaran Grand Final IFeL Liga 2 2021
- Manajemen Semen Padang FC rencanakan Turnamen Pra Musim
Khairul Jasmi mengaku peringkat ini merupakan yang pertama dalam sejarah UNP.
“Saya bangga, UNP masuk lima besar universitas terbaik di Indonesia,” kata Khairul Jasmi saat pada Prokabar.com, Minggu (23/5).
Pemeringkatan SIR mengacu pada volume, dampak dan kualitas hasil penelitian lembaga.
Pemeringkatan inovasi dihitung dari jumlah permohonan paten lembaga dan kutipan hasil penelitian dari hak paten.
Sedangkan peringkat sosial berdasarkan jumlah halaman pada situs resmi dan tautan balik dari keywoard yang muncul pada jejaring sosial.
















