UNP Berencana Dirikan Prodi Mitigasi Bencana

Penulis -

Jumat, 30 Agustus 2019 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Mitigasi Bencana bakal menjadi Program Studi di Pascasarjana Universitas Negeri Padang, sekaitan dengan itu kajian yang mendalam kalangan pakar akademisi dan praktisi mitigasi bencana sangat dibutuhkan bagi tim penyusun proposal Prodi Mitigasi Bencana.

Penanggungjawab pembukaan prodi Magsiter dan Doktoral di Pascasarjana UNP Dr. Dedi Hermon, merasa perlu mendapat masukan dalam memperlancar proses izin prodi S2 Mitigasi Bencana tersebut.

Untuk itu pihaknya telah menggelar Diskusi Terpumpun dengan para user dan steakholder sangat menentukan keberlanjutan prodi ini ke depan. Diskusi ini dihadiri oleh Kepala BPBD Provinsi Sumbar dan Kota Padang, Kepala LAPAN Bukittinggi, Kepala BMKG Padang Panjang, Kepala BMKG Sicincin, KLH, EDSM dan OPD terkait di Kota Padang.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Dalam rangka persiapan kurikulum Prodi Magister Mitigasi Bencana Pascasarjana UNP, menggelar kegiatan Diskusi Terpumpun, Selasa 27 Agustus 2019 lalu bertempat di Ruang Sidang Pascasarjana,” terang Dr. Dedi Hermon, dilansir Jumat (30/8).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kegiatan yang berlangsung setengah hari tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. Eri Barlian, M.S dan Dr. Indang Dewata. Kegiatan ini merupakan langkah urgen dalam memperlancar proses ijin prodi S2 Mitigasi Bencana tersebut, karena diskusi dengan para user dan steakholder sangat menentukan keberlanjutan prodi ini  ke depan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Ditambahkannya, diskusi tersebut adalah salah satu langkah dinamis bagi kehadiran Prodi Magister Mitigasi Bencana Pascasarjana UNP. Tim inti penyusunan proposal telah bekerja serius dalam mempersiapkan beberapa syarat yang diminta dalam pembukaan prodi baru di Portal Silemkerma Kemenristekdikti, jadi tinggal selangkah lagi, Insya Allah Prodi ini akan dapat izin.

Dedi Hermon, yang merupakan calon guru besar Mitigasi Bencana ini, menjelaskan hasil dari Diskusi Terpumpun atau FGD ini akan disusun kurikulum Magister Mitigasi Bencana yang respon pada kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Selanjutnya setelah diskusi tersebut, tim kecil akan bekerja serius untuk memperbaiki kurikulum dan mengacu pada profil lulusan, capaian pembelajaran, bahan kajian, mata kuliah dan struktur mata kuliah, sebagaimana langkah-langkah yang telah dirancang oleh Kemensitekdikti. Salah satu masukan dari para peserta diskusi, agar pascasarjana UNP dapat membangun kerjasama dan MoU denga lembaga-lembaga terkait dengan isu kebencanaan dan kerjasama laboratorium seperti di LAPAN dan BMKG. (rel/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB