Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Ujung Tombak Penyedian Pangan, Pemkab Agam Minta Pertanian Jangan Terhenti

Dibaca : 138

Agam, Prokabar — Bupati Agam Indra Catri mengatakan dalam kondisi sulit saat ini, pertanian harus tetap berjalan dan jangan sampai terhenti, karena petani adalah ujung tombak dalam penyediaan pangan.

“Apabila pertanian terhenti, apa yang akan mau kita makan,” ujar Indra Catri dilansir dari MC Agam, saat beliau meninjau lahan pertanian bawang merah milik Keltan Maju Jaya, Nagari Parik Panjang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, kemarin (25/4).

Bukti pertanian Agam terus berjalan, kata dia bahwa, di bulan Ramadan ini saja, kelompok tani Maju Jaya akan memanen bawang merah seluas 5 hektare dengan kualitas super dan medium. Dalam satu hektare petani dapat memproduksi rata-rata 35 ton. “Ini hasil produksi yang sangat luar biasa, belum lagi di Maninjau dan Silayang,” ujar dia.

Untuk itu, bupati dua periode ini meminta agar tidak ada orang yang mengantar dan menjemput Corona dari luar. Kalau petani sudah terpapar, tentu pertanian juga terhenti.

“Kita mengingatkan agar petani dan penyuluh melaksanakan aktivitas sesuai protokol Covid-19, dengan menjaga jarak dan memakai masker, serta menjaga kesehatan,” pinta dia.

Di kesempatan ini, Indra Catri sempat memberikan edukasi pada petani yang akan menanam bawang merah. Untuk itu, ia minta penyuluh untuk selalu mendampingi petani di lapangan. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top