Ujung Hulu Sarasah Data Kampung Dadok, Lengkapi Keindahan Danau Maninjau

Penulis -

Selasa, 7 Juli 2020 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar —  Semakin lengkaplah keindahan Danau Maninjau, yang terletak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat. Pasalnya, Ujuang Hulu Serasah Data Kampung Dadok, Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam menambah destinasi yang baru terungkap.

Diawali perjalanan sekelompok pemuda yang sangat penasaran adanya sebuah air terjun yang belum terjamah dan tergarap potensinya. Meski baru sebatas melihat dan menikmati, akan tetap sangat serasa keindahan dan kesejukan alam perbukittan bekas Gunung Vulkanik tersebut.

Hutan rimba yang masih terlihat utuh dan terjaga dengan baik, disertai aliran anak sungai dengan derasnya. Kepercak air menghibur perjalanan hingga sampai ke lokasi tujuan.

“Sarasah atau Air Terjun Ujung Hulu terletak di Jorong Data Kampung Dadok, Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam. Di sini menyimpan sejuta keindahan dan kesejukan, karena masih sangat asri dan alami,” ungkap Fajri, salah seorang pemuda yang melakukan pertualangan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Selain menyuguhi pemandangan Danau Maninjau, juga terlihat beragam perkebunan dan pesawahan warga. Pemandangan hijau itu menyegarkan mata, pikiran dan hati yang berkunjung. Perjalanan pun tidak telalu jauh, serta tidak sampai memakan setengah jam. Jarak tempuh diperkirakan hanya sekitar 1 kilometer kurang lebih.

Sesampai di lokasi, pengunjung berkesempatan “balanjuang” (makan bersama dengan nasi yang sudah dibungkus dari rumah masing-masing). Usai makan bersama, rombongan sekitar 10 orang itu juga menikmati alunan musik salung. Salah satu musik tradisional asli Minangkabau.

“Kami pemuda Sungai Batang yang beda Jorong di sini saja, belum pernah dan baru saja tau ada Sarasah yang indah. Dan kami sangat senang telah menikmati Sarasah Ujuang Hulu Data Kampuang Dadok ini,”tukuk Fajri.

Nadiar akrap dipanggil Mak Yan merupakan mewakili pemilik lahan Sarasah Ujung Hulu, pasukuan Caniago menjelaskan sangat senang atas kehadiran dan kunjungan rombongan tersebut. Mendukung sangat daerahnya dikembangkan menjadi wisata minat khusus, Adventure Sarasah Ujuang Hulu. Karena hal itu dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, melalui kunjungan wisatawan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Saya sangat setuju, jika lahan ini dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan Kabupaten Agam. Akan tetapi kami terlebih dahulu harus seiaya sekata dulu dengan anak kemenakan, walijorong dan pemuka masyarakat lainnya,” ungkap Mak Yan.

Mak Yan menambahkan, butuh bersama agar dapat berjalan sesuai harapan bersama. Terlebih lagi Sarasah ini menjadi sumber air bersih dan saluran irigasi pesawahan.

“Kita butuh sumber daya manusia dan tata kelola yang baik. Agar tetap terjaga keseimbangan alam dengan pemanfaatannya. Dan nanti kita rembukan lagi ke tokoh masyarakat lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, Angga Surya Candra, anggota Komunitas Pecinta Alam Sarasah yang berkesempatan bersama ke lokasi mengatakan, potensi itu sangat luar biasa. Sangat strategis dan sangat terjangkau untuk semua kalangan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Keindahan Air Terjun Ujung Hulu ini memiliki keindahan unik dan asri. Sepertinya sangat alami dan belum terjamah sama sekali. Hal itu terlihat dari akses jalan yang kita tempuh dan lokasi yang sangat terjaga dengan baik,” paparnya.

Jarak tempuh yang tidak jauh, dan selama perjalanan disuguhi perkebunan jeruk dan sayur mayur. Suasana itu sangat menyenangkan semua pengunjung yang datang.

“Jika ini dikelola dengan baik, akan banyak diminati wisatawan mancanegara dan domestik nantinya. Karenake asrianya menjadi keunggulan. Ditambahkah lagi disuguhi alunan musik Saluang dan Dendang dari Mak Yan. Seorang musisi tradisional handal, memberi ketenangan dan kedamaian, saat kami santai di lokasi Sarasah Ujuang Hulu. Hanya butuh tata kelola yang baik. Berharap Pemerintah Nagari dan masyarakat setempat, kompak dan berkerjasama, mengembangkan potensi alam itu,” pungkas Angga. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB