Tilatang Kamang, Prokabar.com – Jajaran Pemerintah Nagari Koto Tangah mendapat dukungan dari Camat Tilatang Kamang beserta Forkopimcam untuk Memaksimalkan pengelolaan Puncak Bukik Kawin. Selain tracking Pramuka, Olahraga Paralayang juga sangat potensian dan baru saja sukses uji coba.
Amrizal Gunawan Datuak Maruhun Basa selalu Wali Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang mengatakan, sangat terbaru dan seperti bermimpi melihat aksi Paralayang di Puncak Bukik Kawin.
“Walau pun sudah cukup lama niat untuk mengolah bukik kawin sebagai destinasi wisata baru di Nagari Koto Tangah, Alhamdulillah kurang lebih satu bulan ini berkat dukungan dari Forkopimcam Tilatang Kamang, terutama bapak Camat, bapak Babinsa, bapak Polsek bersama anggota beliau, bukan hanya mendukung tapi terjun langsung mengeksekusi pelaksanaan.” tuturnya.
Pihaknya bekerja sama dengan masyarakat sekitar serta perangkat nagari Koto Tangah.
“Setelah kami mulai sedikit mengolah Bukik Kawin ternyata potensinya sangat luar biasa. Banyak yang bisa kita kembangkan,” ujarnya.
Mulai dari Paralayang yang sudah kita uji coba, playing fox, kereta gantung, jalan motor terabas, pemandangannya sangat luar biasa, bisa melihat empat puncak gunung dengan jelas. Gunung Sago, Marapi, Singgalang dan juga puncak gunung Pasaman. Juga bisa kegiatan trekking buat anak-anak Pramuka,
Sungguh luar biasa potensi Bukik Kawin yang terletak di tengah kampung ini.
“Saya sangat berharap kepada pemerintah daerah terutama Dinas Pariwisata dan Olahraga dapat membimbing dan mendukung agar pariwisata dan olahraga paralayang bisa berkembang. Karena saya sangat berharap dengan potensi yang ada bisa melaksanakan Iven tingkat Sumatra kalau bisa tingkat nasional, itu semua tidak bisa lepas dari dukungan pemerintah daerah baik Kabupaten maupun Provinsi Sumatera Barat,” terangnya.
Walinagari Koto Tangah juga mengucapkan terimakasih kepada para atlit yang sudah berkenan hadir untuk menguji coba paralayang hari ini. “Ada uwo, Levi, ada Fauzan juga pak camat ternyata juga Atli paralayang,” ucap kagumnya. (rud)
















