Turis Pukul Sopir Bus Pariwisata Ternyata Bukan di Sumbar

Penulis -

Selasa, 28 Januari 2020 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Sebuah video kekerasan turis terhadap sopir bus pariwisata, beredar luas di masyarakat. Video itu lalu mendapat komentar dari netizen. Rata rata mengutuk aksi tersebut. Lalu banyak mengaitkan dengan kejadian di Sumbar, karena kedatangan turis Tiongkok.

Dari penelusuran prokabar.com, video itu bukan terjadi di Sumatera Barat. Ini terlihat dari bahasa digunakan. Selain itu dari pencarian informasi, pemukulan tersebut sudah ditangani oleh polisi di Malaysia.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Link : https://www.bharian.com.my/berita/kes/2020/01/649976/dua-penyerang-pemandu-bas-sudah-ditahan-polis-johor

Hal tersebut juga diperkuat oleh praktisi pariwisata sekaligus Ketua Asita Sumbar, Ian Hanafiah.

“Ini bukan di Sumbar, saya pastikan itu, ini terjadi di Malaysia,” kata Ian Hanafiah.

Dari rekaman berdurasi 2 menit tersebut, terlihat sejumlah turis memukuli sopir bus pariwisata. Yang menjadi persoalan adalah caption atau komentar yang dibagikan di banyak media sosial.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Video yang dikaitkan dengan kedatangan turis Tiongkok ini sangat merusak citra pariwisata Sumbar, sebagai ketua Asita Sumbar saya minta masyarakat tidak mempercayai dan membagikan video ini di medsos,” ungkap Ian yang juga pemilik Ero Travel ini.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Hal yang sama juga disebutkan oleh perwakilan Coco’s Travel, Yunando. Dia memastikan video tersebut tidak tamu yang dia bawa.

“Saya sudah cek seluruh bus, tidak ada pemukulan itu, seandainya terjadi saya yang pertama mengusir wisatawan tersebut,” ungkap Yunando.

Video tersebut memancing komentar negatif dari netizen, yang khawatir dengan penyebaran virus corona. (laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB