Tulis Skenario Pengalaman Pribadi, Joko Anwar Menangis

Penulis -

Selasa, 22 Januari 2019 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – KeinginanJoko Anwar bekerjasama dengan sutradara Ody C Harahap akhirnya kesampaian juga. Dua pria yang sama-sama berprofesi sebagai sutradara ini berkolaborasi membuat film keluarga yang penuh dengan pesan moral.

”Jadi aku itu nungguin banget kerja bareng sama Ocay (Ody C Harahap) pengen bikin film. Kebetulan beliaunya agak sibuk ya, makanya aku tunggulah. Ternyata baru sekarang ada kesempatan angkat pengalaman aku yang punya impian jadi orang kaya,” ucap Joko Anwar.

Kehidupan masa kecil Joko Anwar kemudian diubah sutradara Orang Kaya Baru menjadi sebuah tontonan keluarga yang menghibur. Joko sama sekali tidak percaya bila hasilnya sangat diluat ekpektasinya.

Instagram – Joko Anwar tulis skenario tentang masa kecilnya

”Benar-benar menggambarkan masa kecil aku yang ingin menjadi kaya raya. Semuanya itu tergambar dalam karakter Dodi (Fatih Unru) yang sama persis dengan aku,” selorohnya.

Ada adegan yang membuat penonton tertawa ketika Dodi berendam di bak mandi dan ketahuan oleh kakaknya. Alhasil Dodi selalu kena marah dan menjadi bulan-bulanan kakaknya.

”Aku itu pengen jadi orang kaya. Punya kamar mandi yang ada bathup nya, akhirnya aku sering mandi di dalam bak,” ujar Joko sambil tertawa mengenang kelakuannya.

Joko Anwar menggambarkan kedekatan satu keluarga sederhana. Dalam kondisi apa adanya, mereka selalu makan malam bersama di meja makan. Berbagai obrolan pengalaman diutarakan masing-masing hingga suasana malam menjadi hangat.

Hingga satu waktu ada obrolan tentang impian menjadi seorang yang kaya raya. Memiliki harta tak terbatas. Meski terwujud, kesedihan harus mereka jalani. Kehilangan seorang pemimpin keluarga membuat mereka tidak lagi melakukan kebiasaan makan malam bersama.

”Jadi Si Dodi ini sudah kehilangan ayahnya meninggal, dia juga kehilangan sosok ibu dan dua kakaknya di meja makan. Dodi selalu makan sendiri dan puncaknya dia menangis karena menjadi orang kaya itu tidak seenak dahulu,” beber Joko.

Instagram – Joko Anwar bersama Fatih Unru

Saat menuliskan peran Dodi inilah, Joko bisa menangis. Ia teringat masa lalunya yang kini tidak ia dapatkan seperti dulu.

”Rupanya uang tidak menjadi sumber kebahagiaan. Buktinya keluarga di film ini jadi contoh dan memuat pesan moral. Bukan maksud menggurui tapi kenyataan, kebahagiaan itu datang dari keluarga dan sahabat,” pungkas Joko. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Kisah Penuh Konflik, Para Bintang Wajah Cinta Yang Lain Ungkap Pengalaman Tak Terlupakan
‘Istiqomah Cinta’ Kian Memikat, Para Pemain Beberkan Hubungan Antar Karakter
Chemistry Kakak-Adik, Oliver dan William Roberts Bikin Asmara Gen Z Makin Seru
“Jejak Duka Diandra”, Sinetron Terbaru SCTV Hadirkan Romansa Kelam Rio Dewanto dan Michelle Ziudith
Kisah Aluna dan Galaxy di Sinetron SCTV “Cinta Sedalam Rindu” Kian Menguras Emosi Pemirsa
Sinetron Baru SCTV “Beri Cinta Waktu” Hadirkan Chemistry Manis Rayn Wijaya, Adhisty Zara, dan Yesaya
Harris Vriza & Febby Rastanty Ceritakan Chemistry di Sinetron SCTV “Cinta di Bawah Tangan”
Pemain Sinetron Cinta Sedalam Rindu SCTV Bagikan Pengalaman Syuting

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:37 WIB

Di Balik Kisah Penuh Konflik, Para Bintang Wajah Cinta Yang Lain Ungkap Pengalaman Tak Terlupakan

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:11 WIB

‘Istiqomah Cinta’ Kian Memikat, Para Pemain Beberkan Hubungan Antar Karakter

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:26 WIB

Chemistry Kakak-Adik, Oliver dan William Roberts Bikin Asmara Gen Z Makin Seru

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:14 WIB

“Jejak Duka Diandra”, Sinetron Terbaru SCTV Hadirkan Romansa Kelam Rio Dewanto dan Michelle Ziudith

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:03 WIB

Kisah Aluna dan Galaxy di Sinetron SCTV “Cinta Sedalam Rindu” Kian Menguras Emosi Pemirsa

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB