Tukang Becak Ini Tewas Terseret Arus

Penulis -

Jumat, 28 September 2018 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar — Seorang tukang becak warga Korong Simpang Ampalam, Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar meninggal setelah sempat hanyut dibawa arus muara Kamumuan, Jumat (28/9). Korban terbawa arus sungai muara dan sampai di tepi pantai.

Menurut Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan, korban diketahui bernama Herman (60), suami dari Yesi Aryanti (40). Diketahui Istri korban merasa kuatir suaminya belum pulang setelah satu jam pergi mandi ke Sungai. Sekitar pukul 08.40 WIB, ia mencari suami tersebut.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Dia (Herman) pergi hendak mandi ke Sungai Kamumuan pada pukul 07.30 WIB. Setelah ditunggu 1 jam, korban belum juga pulang ke rumah. Lalu Yesi meminta tolong kepada warga untuk mencari suaminya tersebut,” kata Kapolres.

Sekitar pukul 09.30 WIB, Saksi bernama Rudi dan saksi lainnya, menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal di tepi Pantai Pasir Kamumuan. Ketiga saksi tersebut menarik korban ke bibir pantai dan mengabarkan kepada pihak keluarga. “Menurut keterangan istri korban, suaminya memang sedang mengidap penyakit Stroke dan sering muntah-muntah.
Saat ini korban sudah di bawa kerumah korban,” terangnya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Jajaran Kepolisian Polsek Sungai Limau juga sudah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Sungai Limau melalui Dr. Leni Mailani. “Dari hasil pemeriksaan Dokter Puskesmas korban sudah meninggal dunia diduga kuat akibat tenggelam,” ungkapnya lagi.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Setelah di rumah pihak Keluarga korban ahli waris disaksikan Camat Sungai limau, Wali Nagari, Ninik Mamak korban sepakat tidak perlu lagi diotopsi. “Pihak kelurga korban sudah mengikhlaskan kepergian almarhum dan tidak akan menuntut pihak manapun dan siap untuk membuat surat pernyataan pada pihak Kepolisian,” Kata
Kapolsek Sungai Limau, AKP. Syafar. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB