Tujuh Poskotis Didirikan Di Agam

Penulis -

Rabu, 20 Mei 2020 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar —Pemerintah Kabupaten Agam mempersiapkan 7 unit poskotis atau pos pengamanan, untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas jelang dan pasca Idul Fitri 1441 Hijriyah.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Agam, Dandi Pribadi mengatakan, ke-7 poskotis ini dibentuk ada yang berdiri sendiri dan juga berdampingan dengan posko Covid-19.

“Poskotis yang berdiri sendiri yaitu di Kecamatan Matur dan Palupuah,” ujarnya dilansir Prokabar dari Mc Agam, Rabu (20/5).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sedangkan poskotis yang berdampingan dengan posko Covid-19 yaitu, Sampan Kecamatan Lubuk Basung, Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara, Salareh Aia Kecamatan Palembayan, Padang Laweh Kecamatan Sungai Pua dan Padang Tarok Kecamatan Baso.

“Poskotis ini sudah dibentuk sejak 24 April 2020 dan akan beroperasi hingga 30 Mei 2020. Direncanakan besok Bupati Agam dan Wakil Bupati Agam bakal melakukan peninjauan ke setiap posko,” ujarnya.

Dalam hal ini dikerahkan petugas gabungan mulai dari Dinas Perhubungan, Satpol PP-Damkar, BPBD, TNI dan Polri. Bagi poskotis yang berdampingan dengan posko Covid-19, katanya petugas diminta saling bersinergi dalam menjalankan tugas.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Menurut Dandi, walau sekarang masih dalam suasana PSBB, tidak dapat dipungkiri masyarakat akan tetap melaksanakan pergerakan keluar. Sehingga perlu dibentuk poskotis untuk mengatasi kemacetan nantinya.

“Bila itu terjadi, kita mengharapkan masyarakat tetap menerapkan protokol Covid-19, supaya penyebaran corona dapat diatasi,” sebutnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Ia mengakui, penerapan PSBB oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, sangat membantu dalam pengamanan lalu lintas jelang dan pasca lebaran nanti. Namun sampai saat ini arus lalu lintas masih normal.

“Untuk itu, kita berharap PSBB dapat diperpanjang, karena PSBB jilid II akan berakhir hari ini. Jika PSBB dicabut, tentu tidak ada lagi penjagaan tapal batas kita,” kata Dandi. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB