Tujuh Kecamatan di Limapuluh Kota Rawan Banjir dan Longsor

Penulis -

Selasa, 14 Januari 2020 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sarilamak, Prokabar – Tujuh kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat masih berpotensi dilanda banjir dan longsor dalam kurun waktu dua bulan ke depan.

Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota Joni Amir di Sarilamak, mengatakan tujuh kecamatan yang rawan bencana banjir dan longsor, yakni Kecamatan Kapur IX, Lareh Sago Halaban, Akabiluru, Harau, Payakumbuh, Mungka, dan Kecamatan Pangkalan.

“Dengan potensi hujan yang masih akan mengguyur dalam dua bulan ke depan, memang potensi banjir kita masih cukup besar,” sebutnya saat memantau titik rawan banjir di daerah tersebut.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Ia mengatakan Limapuluh Kota akan terkena bencana banjir apabila daerah tersebut dan daerah sekitar diguyur hujan semalaman.

“Yang paling berpotensi itu ketika hujan semalaman di Kecamatan Harau dan Kecamatan Lareh Sago Halaban,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat yang berdomisili di daerah rawan banjir untuk selalu waspada terlebih ketika intensitas hujan di daerah itu tinggi.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Kita memang sudah mengedukasi masyarakat yang ada di daerah yang berpotensi banjir. Tapi ketika cuaca begini, kami tetap mengingatkan masyarakat untuk waspada,” katanya.

Selanjutnya, keberadaan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Kelompok Siaga Bencana (KSB) yang ada di seluruh wilayah diharapkan dapat mengurangi dampak kerugian akibat banjir dan longsor.

“Apabila air sudah naik, TRC dan KSB akan menginformasikan kepada masyarakat untuk mempersiapkan diri sehingga kerugian dapat diminimalisir,” sebutnya.

Sedangkan untuk kondisi terkini setelah daerah tersebut diguyur hujan hampir delapan jam, Joni menyebutkan terdapat enam kecamatan yang digenangi air.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Ada di Kecamatan Kapur IX, Pangkalan, Harau, Lareh Sago Halaban, Payakumbuh dan Mungka,” ujarnya.

Ia menyebutkan sudah ada lima rumah yang terendam banjir di Harau. Namun, saat ini air di enam kecamatan tersebut sudah mulai menyusut.

“Rata-rata itu naiknya hanya 30cm, sekarang sudah menyusut lagi karena hujan sudah mulai reda saat siang hari,” katanya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB