Tugu Merpati Abrasi, Pemko Padang Gerak Cepat

Penulis -

Senin, 17 Juni 2019 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Pemko Padang langsung bertindak sigap atas terjadinya abrasi pantai yang menggerus pinggir pembatas di area Taman Monumen Merpati Perdamaian, Muaro Lasak, Pantai Padang pada Minggu (16/6) dini hari.

Senin pagi (17/6), petugas BPBD Kota Padang bersama Dinas PUPR, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melakukan pengisian pasir kedalam karung, guna menahan terjangan ombak.

“Agar Dinas PUPR tidak terganggu ketika membangun pondasi yang sempat rusak ,” sebut Kepala BPBD Kota Padang melalui Kepala Seksi Kedaruratan Sutan Hendra saat itu kepada wartawan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Untuk kondisi sekitar pondasi area Monumen Merpati Perdamaian katanya, saat ini pondasinya sudah rusak tergerus ombak lebih kurang lebarnya 40 meter.

“Kalau dibiarkan bisa membahayakan bangunan di area taman dan pengunjung yang berkunjung ke sini. Untuk pembangunan jangka panjangnya sedang kita bahas bersama Dinas PUPR, insya Allah dalam waktu dekat sudah kita buat perencanaannya,” tuturnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia juga menyebutkan, selain di kawasan pinggir Pantai Muaro Lasak pihaknya belum mendapati laporan masyarakat terkait adanya lokasi lainnya terdampak hal yang sama.

Seperti diketahui, Monumen Merpati Perdamaian adalah sebuah monumen yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 12 April 2016 berada di Taman Muaro Lasak Kota Padang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Peresmian monumen ini merupakan bagian dari latihan maritim berbagai negara yang digagas TNI Angkatan Laut yang lebih populer disebut Multilateral Naval Exercise Komodo 2016. Monumen Merpati Perdamaian ini menjulang setinggi delapan meter.

Dengan keindahan dan keunikan monumen tersebut, setelah diresmikan lokasi dimana monumen itu berdiri menjadi ramai dikunjungi masyarakat dan pengunjung sehingga menjadi destinasi wisata baru. (*/gas)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB