Artikel

Tubuh, Selera dan Uang


Catatan Sutan Alam Sati dari Jakarta

Tahukah Anda, manusia diciptakan lewat pertemuan ovum dan sperma, kecuali Adam, Hawa dan Isa.
Anda yang terkena kewajibanNya maka sekarang sedang berpuasa. Selama puasa itu tubuh Anda tetap utuh. Tentu banyak sekali di antara kita yang tidak tahu, setiap menit, 3 miliar sel mati. Kebanyakan tiap yang mati tumbuh lagi.
Tubuh itulah yang sedang berpuasa. Tapi tidak harus seperti itu, karena puasa wajib bagi orang beriman, anda beriman?

Baca Juga :  Sambut Ramadhan, di Ranah Minang Pasar Tumpah Ruah

Studi AC Nielsen menemukan, konsumsi rumah tangga muslim Indonesia naik berlipat-lipat selama Ramadhan.
Kalau kebetulan Anda dapat uang banyak maka jangan terlalu rakus berbelanja. Berbelanja itu adalah nafsu, bukanlan puasa ditujukan untuk mengendalikan hawa nafsu.

Dalam tubuh kita ada kalbu yaitu perasaan atau sering kita sebut jantung hati. Inilah yang menggerakkan rasa senang,suka dan cinta. Kalau saat berbelanja ada kesenangan kalbu silahkan berbelanja, jangan lupa liat harga. Kalau bisa cari yang diskon. Di pusat perbelanjaan sebentar lagi digelar diskon besar besaran. Tidak usah malu pula memakai baju diskon.
Lalu Gunakan uang sebagian untuk kepekaan sosial, tugas-tugas mulia dan sedekah.

Baca Juga :  Di Sumbar Susah Cari Kerja

Sebenarnya untuk keperluan Ramadhan itu perlu uang. Selama Ramadhan dan Lebaran kabarnya Bank Indonesia mengucurkan uang tunai Rp167 triliun.

Baca Juga :  Makan Bersama Sambut Ramadhan, Tradisi Pajak-pajak Rang Pangian

Semua uang kertas itu baru dan harum. Sepertinya tiap kita akan dapat uang baru. Bedanya ada yang banyak, ada yang sedikit. Nah tadi malam Anda memasukkan uang ke kotak wakaf, anak yatim, masjid atau untuk dhuafa? Berapa? Selamat berpuasa, rajin-rajin bersedekah

Berani Komen Itu Baik

To Top