Trotoar Untuk Pejalan Kaki, Bukan Lahan Parkir

Penulis -

Jumat, 31 Agustus 2018 - 02:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Ketua Komisi I DPRD Padang Azirwan meminta Pemko Padang mengambil sikap tegas untuk mengembalikan fungsi trotoar untuk para pejalan kaki. Bikan digunakan untuk lahan parkir.

“Pemko harus tegas dalam hal ini dan jangan tebang pilih, seluruh trotoar yang ada harus bersih dari gangguan sehingga masyarakat dapat menggunakannya dengan nyaman,” kata dia di Padang, Kamis.

Menurut dia penyalahgunaan trotoar banyak terjadi di jalanan kota berpenduduk sekitar 900 ribu jiwa tersebut, sehingga perlu penertiban dari pemerintah agar masyarakat mengerti apa yang mereka lakukan di sana salah.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kami mengusulkan di trotoar diberikan papan pengumuman dilarang berjualan dan memberikan edukasi kepada pedagang. Kalau perlu pedagang ini diberikan tempat khusus berjualan sehingga tidak mengganggu pejalan kaki,” ujar dia.

Selain itu penyalahgunaan trotoar juga terjadi di toko, rumah sakit atau kantor yang menjadikan trotoar sebagai lokasi parkir mereka. Bahkan ada toko yang menjadikan trotoar sebagai tempat mereka berjualan seperti yang terjadi di kawasan Siteba Kecamatan Nanggalo.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Dalam hal ini pemerintah harus tegas menegakkan aturan yang diatur dalam perda tentang ketertiban dan ketentraman masyarakat,” katanya.

Sementara anggota DPRD Padang Zulhardi Z Latif mengatakan pemerintah harus segera mengambil tindakan sehingga penyalahgunaan ini tidak terjadi terus menerus.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Apabila terus dibiarkan tentu pedagang menganggap lokasi tersebut boleh dipergunakan sebagai tempat berjualan,” ujar dia.

Menurut dia pemerintah sedang giat-giatnya melakukan perbaikan trotoar baik di jalan utama kota, di kawasan GOR Haji Agus Salim, Pantai Padang, kawasan kota tua dan lainnya.

“Ini tentu sangat mendukung pengembangan bidang pariwisata dan menambah keindahan kota namun tetap perlu dilakukan pengawasan secara berkelanjutan agar penggunaan tetap sesuai fungsinya,” katanya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB