Budaya

Trio Amrullah, Tokoh Intelektual Islam Ranah Minang, dari Sungai Batang

Sungai Batang, Prokabar – Pernyataan mengejutkan dari seorang akademisi dari Fakultas Ilmu Budaya, Unand, Dr. Pramono. Membuat ratusan warga Sungai Batang kagum. Nagari Sungai Batang ternyata sebuah negeri pelopor lahirnya tokoh intelektual islam terkemuka di Ranah Minang. 

Ulama tersebut dimulai dari Syekh Muhammad Amrullah, Haji Abdulkarim Amrullah (HAKA), kemudian Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka). Hebatnya lagi, HAKA menitipkan sebuah Rumah Baca dan Menulis atau lebih dikenal Kutubchanah, sebagai monumental maupun gudang sejarah perjuangan intelektual keulamaannya.

Bahkan lebih hebat ketimbang nilai-nilai yang ada di Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka yang berada di Tapian Tanah Sirah, masih berdekatan dengan Kutubchanah. Pasalnya, di sana masih tersimpan utuh ratusan lembar manuskrip hasil karya tangan dari HAKA. Malangnya, naskah aksara jawi tersebut belum tergarap sebagai kebutuhan penelitian sejarah. Padahal, sangat banyak catatan penting menjadi rujukan baru tentang sejarah-sejarah perjuangan masa lalu.

Menurut Dr. Pramono, Trio Amrullah sangat berpengaruh dan leader diantara banyak ulama dimasa hidupnya. Tidak sedikit murid-murid yang belajar kepada ketiga ulama tersebut. Bahkan Nagari Sungai Batang pernah menjadi pusat pendidikan agama Islam di masing-masing Masjid yang pernah mereka tempati.

“Sangat kita sayangkan, sejarah besar Ulama Umat Muslim ini minim perhatian dari semua pihak,” ujar Dr. Pramono.

Buya Hamka lanjutnya, memang keturunan ulama hebat. Selain Syekh Muhammad Ambrullah dan HAKA, ada juga Syekh Guguk Gatur atau Syekh Abdul Alif dan Tuanku Nan Tuo atau nama lain Tuanku Pariaman. Kedua nenek Hamka ini, juga penyiar Islam terkemuka dan punya pengaruh hebat terhadap kelahiran Kaum Padri.

“Pengembangan wisata reliqius dengan kembali melestarikan dan menggali sejarah Trio Amrullah, menjadi momentum Nagari Sungai Batang. Pemerintah Kabupaten Agam harus cerdas dan cepat melirik potensi tersebut,” pungkasnya. (rud)

Berani Komen Itu Baik

Loading...
To Top