Maninjau, Prokabar.com – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Provinsi Sumatera Barat sebagai relawan kebencanaan konsisten bertahan membantu korban bencana alam di Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Setelah melewati masa tanggap darurat bencana selamat dua tahap, kini masuk pada masa transisi atau pemulihan.
Organisasi Muhammadiyah ini yang terus memperhatikan dan peduli kepada korban bencana longsor. Meski berbagai bantuan logistik banyak berdatangan, namun psikologi mental dan trauma mereka belum sepenuhnya pulih.
Belum lagi sarana prasarana air bersih dan jamban mereka, masih banyak mengalami kerusakan. Sumber air bersih banyak rusak dan harus pembuatan baru.
Fortito, Ketua MDMC Sumatera Barat mengatakan, pada penanganan pemulihan di masa transisi ini, pihaknya fokus pada pembuatan pipanisasi air bersih dari sumber air perbukitan. “Jarak tempuh sumber air di atas bukit ke rumah warga mencapai 750 meter dan membutuhkan biaya pembelian pipa yang cukup banyak. Dan itu ada empat titik target pembangunan,” terangnya kepada Prokabar.com, Sabtu sore (19/08).
Ia melanjutkan, satu titik di Jorong Muko Jalan sudah berhasil mengaliri air ke 14 rumah warga dengan jumlah 15 Kepala Keluarga. Selanjutnya, tersisa 4 titik lagi dengan jumlah kebutuhan untuk puluhan jiwa warga. Untuk itu, masih butuh bantuan banyak pihak untuk pembangunan ini.
Rifqie Ketua LazisMu Provinsi Sumatera Barat mengatakan, pihaknya berupaya mendukung MDMC, mensupport kebutuhan berupa sembako atau hal lainnya. Termasuk mendukung program Trauma Healing dengan beragam hadiah perlombaan HUT RI ke 78.
Sekitar 16 bentuk perlombaan melibatkan lebih dari seratus orang peserta. Terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa, mengikuti kegiatan Trauma Healing ini. Kegiatan berlangsung sejak Kamis (17/08) dan berakhir Minggu (20/08) malam dengan tabliq akbar ceramah Agam Ketua Majlis Tabliq Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar, Drs. Hafizur Rahman M.A.
Sementara itu, Hendra selaku pemuda setempat mewakili masyarakat lainnya mengapresiasi Organisasi Muhammadiyah tersebut. Mendampingi dan membantu meringankan beban masyarakat pasca bencana longsor dan galodo. Sejak kejadian bencana sampai saat ini, MDMC Provinsi Sumatera Barat bertahan
membantu korban terdampak bencana dengan baik.
Baik berupa spritual, logistik, hingga program pipanisasi air bersih dan perlombaan HUT RI ke 78 ini. “Kami sangat berterimakasih kepada MDMC dan LazisMu yang mendampingi kami sejak kejadian berlanjut masa Tanggap Darurat Bencana di periodik hingga masa pemulihan ini.” tutup Hendra. (rud)
















